Keterlambatan ini menambah beban operasional KAI Daop 3 Cirebon, yang dalam beberapa hari terakhir juga harus menghadapi pembatalan dan pengalihan perjalanan akibat banjir di lintas utara Jawa. Cirebon kembali menjadi titik krusial dampak berantai gangguan jalur Pantura.
KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi. Apresiasi juga disampaikan kepada Damkar, BPBD Kabupaten Cirebon, Polresta Cirebon, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Di tengah pemulihan jalur, KAI kembali mengingatkan pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Kereta api memiliki jalur khusus dan tidak dapat berhenti mendadak. Karena itu, pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi rambu serta sinyal yang ada.
Baca Juga:Masjid Agung Sumber Baiknya Dikelola Pemkab CirebonKisah Pitu Warga Kriyan Barat Cirebon, Bertahun-tahun Tinggal bersama ODGJ
KAI berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan gangguan pada prasarana perkeretaapian. (rdh/ade/den)
