KUNINGAN–Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa tenaga kesehatan memegang peran strategis dalam memuliakan manusia dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda dan Sumpah Profesi Ke-I Program Studi Gizi dan Fisioterapi Diploma III Politeknik Kesehatan (Poltekkes) KMC Kuningan.
Acara bersejarah menandai wisuda perdana Poltekkes KMC itu digelar di Grand Hotel Cordela Kuningan, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga:Ketua PUI Rizki Video Call dengan Bupati Lucky Saat di Masjid Al Aqsha Palestina Prediksi Juventus vs Benfica, Liga Champions 22 Januari 2026
Dalam sambutannya, Bupati Dian menegaskan bahwa wisuda tidak boleh dipahami semata sebagai capaian akademik. Lebih dari itu, kelulusan merupakan titik awal lahirnya tanggung jawab sosial yang harus dijalankan para lulusan di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya soal lulus atau tidak lulus. Di balik ijazah itu ada amanah besar. Ilmu yang diperoleh bukan milik pribadi, melainkan titipan yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, ilmu kesehatan yang dimiliki lulusan gizi dan fisioterapi memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup manusia, sehingga harus dijalankan dengan penuh integritas dan empati. Diuraikan bahwa ukuran keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik atau angka statistik, melainkan dari sejauh mana pembangunan tersebut memanusiakan manusia.
Bupati Dian menilai profesi ahli gizi dan fisioterapis sangat krusial. Ahli gizi berperan membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh melalui edukasi serta intervensi gizi seimbang. Sementara fisioterapis berkontribusi memulihkan fungsi tubuh, mengembalikan harapan, dan meningkatkan kembali produktivitas masyarakat.
“Ketika seseorang kembali pulih dan berfungsi secara optimal, di situlah harkat dan martabat manusia ditegakkan. Ananda semua adalah penjaga keseimbangan kehidupan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika Poltekkes KMC Kuningan atas terselenggaranya wisuda pertama yang menjadi tonggak sejarah institusi.
Meski tergolong institusi pendidikan yang relatif muda, Poltekkes KMC dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata dalam mencetak tenaga kesehatan yang dibutuhkan daerah, khususnya di Kabupaten Kuningan.
Baca Juga:Jelang Pelantikan, Pengurus PUI Audiensi dengan Bupati IndramayuMusim Hujan, Warga Diimbau Waspadai Ancaman Ular Masuk Rumah
Tak lupa, Bupati Dian memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para orang tua wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan hari ini tidak lepas dari doa, pengorbanan, serta kesabaran orang tua yang sering kali luput dari sorotan.
