Jadi Aslap SPPG, Yusuf Rasakan Dampak Ekonomi Program MBG

SPPG Sindang 2
LAKSANAKAN TUGAS: Asisten lapangan (aslap) SPPG Sindang 2, Yusuf (31), memastikan jumlah ompreng sebelum dibersihkan dan dicuci, Kamis (22/1). Foto: ANANG SYAHRONI / RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan pada akhir 2024. Dengan perluasan pada 2026, rupanya tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh para siswa sekolah. Program ini juga berdampak langsung pada masyarakat yang bekerja di dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Salah satu yang merasakan manfaat tersebut adalah Yusuf (31), warga Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Indramayu. Ia bekerja di SPPG Sindang 2 sebagai asisten lapangan (aslap) yang bertugas mengatur mekanisme penyaluran MBG ke sekolah-sekolah agar berjalan lancar.

Meski belum genap satu tahun bekerja di SPPG, Yusuf mengaku sudah merasakan dampak ekonomi dari program MBG. Setiap bulan, ia menerima gaji sebesar Rp3,5 juta.

Baca Juga:Wisuda Perdana Poltekkes KMC Kuningan, Bupati Dian Tekankan Amanah Kemanusiaan Lulusan Gizi dan FisioterapiSPPG di Indramayu Mulai Bersiap Hadapi Menu MBG Selama Bulan Ramadan

“Sebelumnya, saya bekerja di bank keliling. Tapi karena suatu hal, tidak lagi dipekerjakan. Hampir setengah tahun saya menganggur tanpa pekerjaan yang jelas,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Selama masa tersebut, Yusuf tidak memiliki penghasilan tetap. Hingga pada pertengahan 2025, dibuka lowongan kerja di SPPG Sindang 2. Ia pun melamar, dan akhirnya diterima bekerja hingga saat ini.

“Alhamdulillah sekarang sudah kembali punya pekerjaan dan penghasilan tetap setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” katanya.

Yusuf berharap, program MBG dapat terus berlanjut. Menurutnya, selain memastikan asupan gizi para siswa, program ini juga berdampak besar pada perekonomian masyarakat dengan membuka lapangan pekerjaan, khususnya bagi warga Indramayu.

“Semoga program ini terus berjalan karena keberadaan MBG sangat kami rasakan dari segi peningkatan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Indramayu, H Kasan Basari menegaskan bahwa sebagai partai pengusung Presiden Prabowo, sudah menjadi kewajiban Gerindra untuk mengawal kesuksesan program MBG di Kabupaten Indramayu.

“Harus dikawal sebaik mungkin, karena MBG merupakan cerminan dari kepemimpinan Pak Prabowo. Tanggung jawab moralnya sangat besar,” jelas Kasan.

Baca Juga:Pengusaha Muda Bernama Haji Mulyadi Kunjungi Radar Indramayu, Ini AlasannyaJPU Tolak Eksepsi Mantan Anggota Polisi Indramayu yang Melakukan Tindakan Kriminal

Ia menambahkan, program MBG memiliki multiplier effect yang luar biasa. Mulai dari penyerapan tenaga kerja, hingga pergerakan sektor pangan seperti peternak telur, sayur-mayur, dan kebutuhan dapur lainnya.

0 Komentar