Ia menambahkan, guru yang meninggal dunia tidak berada di lokasi saat atap roboh. Guru tersebut sempat membantu mengangkat siswa ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit, lalu jatuh pingsan tak lama setelahnya.
Saat ini, pihak kepolisian bersama tim Inafis masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ambruknya bangunan outdoor tersebut. Garis polisi akan tetap terpasang hingga proses penyelidikan selesai.
“Setelah penyelidikan selesai, kami akan langsung memerintahkan untuk mencabut police line, supaya pihak sekolah juga bisa langsung melakukan pembongkaran, agar kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung dengan normal kembali,” pungkasnya. (awr)
