Raup Jutaan Rupiah per Hari dari Ternak Ayam Petelur, Carnita Jadi Inspirasi Warga Desa

Desa Sindang
BISNIS YANG MENJANJIKAN: Carnita memberi pakan ayam di kandang miliknya di Desa Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (21/1). Omzet dari usahanya telah memberikan kesejahteraan bagi Carnita. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

“Kami berupaya menjual di bawah harga pasar agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Dengan harga sekitar Rp25.000 per kilogram, omzet mencapai kurang lebih Rp2,5 juta per hari. Keuntungan bersih sekitar 40 persen setelah dikurangi biaya operasional seperti pakan dan perawatan, yakni sekitar Rp1 juta per hari,” terang Carnita.

Dalam perawatan harian, pemberian pakan dilakukan dua kali sehari. Yaitu pada pagi dan sore hari. Jadwal pemberian pakan disesuaikan dengan kondisi cuaca guna menjaga kesehatan ayam.

Untuk menjaga daya tahan tubuh ayam, vaksin diberikan saat usia ayam mencapai 16 hingga 17 minggu, atau ketika mulai memasuki masa bertelur.

Baca Juga:Musim Hujan, Warga Diimbau Waspadai Ancaman Ular Masuk RumahCabor Bowling NPCI Indramayu Bidik Tiga Emas di Peparda Jabar 2026

Selanjutnya, perawatan dilengkapi dengan pemberian jamu alami seperti kunyit, temulawak, dan daun kelor.

Menurut Carnita, tingkat kematian ayam tergolong sangat rendah. Dari ratusan ayam yang dipelihara, hanya sebagian kecil yang mati, terutama pada fase awal pemeliharaan sebelum vaksinasi dilakukan.

Ia menilai, usaha ternak ayam petelur relatif mudah dan tidak terlalu menyita waktu, sehingga cocok dijalankan oleh masyarakat yang memiliki pekerjaan utama lainnya.

“Kami memilih ternak ayam petelur karena pengelolaannya cukup sederhana dan tidak memakan banyak waktu. Pemberian pakan bisa dilakukan pagi sebelum berangkat kerja dan sore setelah pulang,” ujarnya.

Melalui usaha ini, Carnita berharap peternakan ayam petelur dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi generasi muda desa untuk berani memulai usaha mandiri yang berkelanjutan.

“Semoga usaha ini bisa menjadi motivasi bagi generasi muda yang masih mencari peluang usaha. Peternakan ayam petelur sebenarnya memiliki prospek yang cukup menjanjikan,” pungkasnya. (oni)

0 Komentar