Seluruh Korban Telah Ditemukan, Pencarian dan Evakuasi Pesawat ATR 42-500

Pencarian dan Evakuasi Pesawat ATR 42-500
EVAKUASI: Seluruh korban pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan dari lereng gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan. Foto: ISTIMEWA
0 Komentar

Djuhandhani menjelaskan, jika jenazah dapat dikenali melalui pemeriksaan fisik atau metode identifikasi awal, proses penetapan identitas tidak akan memakan waktu lama. Namun, apabila diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti tes DNA, prosesnya diperkirakan butuh waktu hingga sekitar satu pekan.

“Apabila diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti tes DNA, dengan mencocokkan data pembanding yang ada, maka proses tersebut diperkirakan memerlukan waktu hingga sekitar satu minggu,” imbuhnya.

Ia menegaskan, tim DVI dari Pusident Bareskrim Polri dan Biddokkes Mabes Polri akan terus bekerja maksimal untuk mengidentifikasi seluruh body pack yang telah diterima. “Dan secepatnya begitu sudah ada gambaran dan sudah bisa dibuktikan identifikasi akan kita sampaikan lebih lanjut kepada rekan-rekan,” terangnya.

Baca Juga:Heboh! LGBT Ciuman di THM Cirebon, Bupati Imron Perintahkan Satpol PP BertindakKanopi Roboh! SMAN 1 Susukan Terapkan KBM Daring, Guru Meninggal karena Serangan Jantung

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan kepada publik bahwa korban kesepuluh jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung akhirnya ditemukan.

Di hadapan awak media, Andi Sultan tampak beberapa kali terdiam. Suaranya bergetar, bahkan sempat terhenti, seolah berusaha menata perasaan antara rasa syukur, lega, dan duka yang bercampur menjadi satu. Selama tujuh hari terakhir, Tim SAR gabungan berjibaku melakukan pencarian di lereng Gunung Bulusaraung.

Mereka bertarung dengan waktu, menghadapi cuaca yang tak menentu, serta medan ekstrem dan curam yang menguras tenaga dan emosi. “Pada pukul 09.16 alhamdulilah korban ditemukan,” ucap Andi Sultan lirih, sebelum kembali terdiam beberapa saat, Jumat (23/1/2026). “Iya paket (korban) sepuluh sudah ditemukan,” tandasnya. (fajar)

0 Komentar