Bupati Harus Segera Lantik Direktur Definitif RSUD Waled

Pengamat Pemerintahan, Munangwar menilai, jabatan direktur RSUD Waled yang terus diisi oleh pelaksana tugas (P
Pengamat Pemerintahan, Munangwar menilai, jabatan direktur RSUD Waled yang terus diisi oleh pelaksana tugas (Plt) bukan solusi jangka panjang.
0 Komentar

CIREBON – Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg diminta untuk segera menunjuk dan melantik direktur definitif RSUD Waled. Pasalnya, kekosongan jabatan direktur dinilai sudah berlangsung cukup lama dan berpotensi menghambat kinerja rumah sakit.

Pengamat Pemerintahan, Munangwar menilai, jabatan direktur RSUD Waled yang terus diisi oleh pelaksana tugas (Plt) bukan solusi jangka panjang. Menurutnya, Plt memiliki keterbatasan kewenangan dan masa jabatan yang singkat.

“Tidak ideal jika terlalu lama dijabat Plt. Masa jabatan Plt itu terbatas, sehingga tentu akan berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan strategis dan kinerja manajemen rumah sakit,” ujar Munangwar, Senin (26/1).

Baca Juga:Tak Terpantau Radar Bobotoh, Persib Bandung Datangkan Dion Markx, Siap Hadapi Laga ACL 2Wilujeng Sumping Layvin Kurzawa, Eks PSG Lengkapi Kuota Pemain Asing Persib Bandung

Ia menjelaskan, RSUD sebagai rumah sakit rujukan membutuhkan kepemimpinan yang kuat dan berkelanjutan. Direktur definitif dinilai penting agar program pengembangan pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.

Selain itu, Munangwar juga mendorong agar Direktur RSUD Waled nantinya berasal dari Kabupaten Cirebon, bukan dari luar daerah. Menurutnya, faktor pemahaman terhadap karakter dan budaya masyarakat setempat sangat penting dalam pelayanan kesehatan.

“Direktur RSUD Waled sebaiknya putra daerah. Dengan begitu, bisa lebih memahami kultur dan budaya masyarakat Cirebon dalam memberikan pelayanan kesehatan yang humanis dan tepat sasaran,” katanya.

Munangwar berharap Bupati Cirebon segera mengambil langkah tegas agar roda pelayanan di RSUD Waled dapat berjalan maksimal dan tidak terganggu oleh kekosongan jabatan strategis.

0 Komentar