Wujudkan Impian Melanjutkan Belajar di China

MilGEC Indonesia Cabang Cirebon
CABANG BARU: Grand opening MilGEC Indonesia Cabang Cirebon, Sabtu (24/1). FOTO: APRIDISTA SITI RAMDHANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke China terus meningkat seiring pesatnya perkembangan dunia pendidikan di negeri Tirai Bambu. Menangkap peluang tersebut, PT Millenium Gateway Education (MilGEC) Indonesia yang telah berdiri sejak 2021 kini resmi membuka cabang di Cirebon.

Grand opening MilGEC Indonesia Cabang Cirebon yang beralamat di Jalan Sukalila Selatan No. 43, Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Sabtu (24/1), dihadiri perwakilan SMA, orang tua, serta calon mahasiswa.

Komisaris MilGEC Indonesia, Rheinhardt Lucky, mengatakan MilGEC merupakan konsultan pendidikan yang fokus membantu siswa Indonesia melanjutkan studi ke China, baik program S1, S2, S3, maupun program non-gelar seperti sekolah bahasa.

Baca Juga:Pohon Besar Roboh Timpa Bangunan SD di Kuningan Akibat Angin KencangSepanjang 2025, Layanan 112 Siaga Katon Tangani 42 Kejadian Darurat di Cirebon

“Kami bekerja sama dengan lebih dari 300 universitas negeri di China dan menyediakan berbagai informasi beasiswa. Sekitar 90 persen mahasiswa yang kami berangkatkan berhasil diterima dengan beasiswa,” ujarnya.

MilGEC, lanjut Rheinhardt, mendampingi siswa sejak tahap pemetaan minat, pengurusan dokumen, bimbingan persiapan ujian, pencarian beasiswa, proses wawancara, hingga keberangkatan. Bahkan, pendampingan tetap dilakukan selama mahasiswa menempuh studi hingga kembali ke Indonesia.

“Orang tua tidak perlu khawatir. Kami memiliki kantor pusat di Qingdao, Provinsi Shandong, China, sehingga pendampingan bisa dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, universitas di China kini menjadi pilihan karena menawarkan banyak beasiswa, pilihan jurusan yang beragam, serta biaya hidup yang relatif terjangkau. Selain itu, banyak kampus top di China telah dilengkapi teknologi pendidikan yang maju.

Bagi mahasiswa yang belum menguasai bahasa Mandarin, tersedia program berbahasa Inggris (English-taught programs). Selain program gelar, MilGEC juga menyediakan program non-gelar seperti sekolah bahasa, foundation program, study tour, dan cultural experience.

“Seiring eratnya kerja sama Indonesia–China, kemampuan bahasa Mandarin menjadi nilai tambah yang membuka peluang kerja lebih luas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, MilGEC juga mensosialisasikan ujian CSCA (China Scholastic Competency Assessment), yakni tes standar baru dari Pemerintah China bagi mahasiswa internasional yang ingin kuliah S1 di China. MilGEC turut menyediakan bimbingan persiapan ujian tersebut.

0 Komentar