Cek Mobil Dinas, Walikota Cirebon Terkejut Banyak yang Tidak Layak Pakai, Beli Baru atau Sewa?

kendaraan dinas Kota Cirebon
CEK KENDARAAN: Walikota Effendi Edo terkejut masih ada kendaraan dinas keluaran 2006 dan 2007 yang hingga kini masih digunakan. FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Suasana berbeda tampak di area parkir Grage City Mall (GCM), Senin pagi (25/1/2026). Ratusan mobil dinas berjejer di area parkir sisi barat dan utara. Sejumlah kepala dinas, kepala bagian, hingga kepala bidang terlihat hadir.

Ratusan kendaraan dinas tersebut dikumpulkan karena Walikota Cirebon, Effendi Edo, melakukan pengecekan kondisi kendaraan dinas secara langsung.

Didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, Walikota terlebih dahulu memimpin apel pagi di area parkir GCM, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan satu per satu.

Baca Juga:Percepat Sertifikasi Tanah, Bupati Imron Lantik Panitia PTSL 2026 di Kabupaten CirebonBimbel GO Cirebon Siapkan Siswa Strategi Sukses Akademik

Pantauan Radar Cirebon, kendaraan dinas dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) berjajar rapi dan diperiksa kondisinya.

Pemeriksaan meliputi kendaraan dinas pejabat eselon II dan III, serta kendaraan operasional. Tercatat sebanyak 221 unit mobil dinas dicek untuk mengetahui kelayakan jalan.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui usia kendaraan bervariasi. Kendaraan tertua tercatat keluaran tahun 2006 dan 2007, sementara sebagian lainnya keluaran 2008, 2009, dan 2010. Bahkan, ada kendaraan yang usianya sudah lebih dari 20 tahun.

Walikota Cirebon, Effendi Edo, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap kendaraan dinas jabatan eselon II dan III, camat, serta kendaraan operasional lurah.

“Memang ada beberapa kendaraan yang kondisinya sudah sangat tua. Bahkan ada yang usianya lebih dari 10 tahun dan sudah tidak layak lagi untuk kendaraan dinas maupun operasional,” kata Edo.

Menurut dia, kondisi kendaraan operasional sangat berpengaruh terhadap kinerja di lapangan. Karena itu, pemerintah akan menghitung kembali kemampuan anggaran untuk melakukan pengadaan atau penggantian kendaraan secara bertahap.

“Nanti akan kita hitung kembali kekuatan anggaran. Penggantian akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Baca Juga:George Edwin Sugiharto, Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Luncurkan Taman BacaanSMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon Gelar SKINFA Fest 4

Edo mengaku cukup terkejut setelah mengetahui masih ada kendaraan dinas keluaran 2006 dan 2007 yang hingga kini masih digunakan, padahal kendaraan tersebut kerap dipakai untuk kegiatan ke luar kota.

Disinggung kemungkinan penggunaan mobil listrik, Edo menyatakan hal itu masih akan dikaji. Menurutnya, pemerintah akan membandingkan antara kendaraan listrik dan kendaraan berbahan bakar bensin yang paling sesuai untuk kebutuhan operasional, dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran.

“Mobil dinas untuk eselon II dan III akan diganti, tetapi tetap disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” pungkasnya. (abd)

0 Komentar