RADARCIREBON.ID – Sebanyak enam ruangan di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon yang ambruk masih dibiarkan hingga Senin pagi (26/1/2026). Puing-puing atap dan rangka baja ringan masih berada di lokasi kejadian sejak peristiwa ambruk tersebut.
Kondisi itu dibiarkan karena pada hari yang sama Walikota Cirebon, Effendi Edo, dijadwalkan ke lokasi. Namun hingga siang hari, Edo masih berada di Kalibaru untuk meninjau pengerukan Sungai Sukalila, sehingga kunjungan ke Kantor Disnaker dibatalkan.
Pantauan Radar Cirebon menunjukkan, ambruknya atap bangunan menyebabkan hampir seluruh barang dan perlengkapan di dalam ruangan rusak, seperti komputer, meja, dan perabot lainnya.
Baca Juga:Percepat Sertifikasi Tanah, Bupati Imron Lantik Panitia PTSL 2026 di Kabupaten CirebonBimbel GO Cirebon Siapkan Siswa Strategi Sukses Akademik
Kepala Disnaker Kota Cirebon, Agus Suherman, mengatakan ada enam ruangan yang terdampak, yakni ruang UPT, ruang staf, ruang kepala bidang, gudang, serta dua ruang kelas pelatihan. Perlengkapan di ruangan-ruangan tersebut banyak yang mengalami kerusakan.
“Dari 32 komputer yang ada di ruang pelatihan, 10 unit dipastikan rusak. Komputer lainnya belum bisa dipastikan karena masih basah terkena air hujan,” ujar Agus di lokasi, Senin (26/1/2026).
Meski demikian, Agus memastikan aktivitas kerja di Disnaker Kota Cirebon tetap berjalan. Untuk sementara, layanan UPT digabung dengan ruangan bidang lainnya.
Selain itu, masih ada sejumlah ruangan yang bisa digunakan, seperti ruang sekretariat, ruang sekretaris dinas, ruang kepala dinas, serta ruang Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Kerja.
“Kami berharap bisa dipindahkan ke tempat lain sementara waktu. Namun, nanti kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dan meminta saran dari BPKPD setelah dilakukan asesmen,” katanya.
Agus menjelaskan, bangunan yang ambruk tersebut sudah cukup tua. Atapnya dibangun sekitar 2007-2008. Selain faktor usia bangunan, hujan yang turun cukup lama sebelum kejadian diduga menjadi penyebab utama ambruknya atap.
“Bangunan sudah lama dan hujan terus mengguyur, itu yang menjadi penyebabnya,” imbuhnya.
Baca Juga:George Edwin Sugiharto, Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Luncurkan Taman BacaanSMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon Gelar SKINFA Fest 4
Sementara itu, Pengantar Kerja Ahli Muda Disnaker Kota Cirebon, H. Muhammad Yani, mengatakan pihaknya mendapat kabar ambruknya bangunan tersebut pada Sabtu dini hari (24/1/2026) sekitar pukul 00.01 WIB. Ia mengetahui kejadian itu dari rekaman video yang menunjukkan atap bangunan ambruk.
