Layvin Kurzawa Diakui Berkualitas, Tapi Pelatih Persib Bojan Hodak Ingatkan Satu Hal Penting Ini

Pelatih Persib Bojan Hodak Ingatkan ini.
Perihal Layvin Kurzawa, Pelatih Persib Bojan Hodak Ingatkan ini untuk para bobotoh
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui bahwa Layvin Kurzawa merupakan pemain dengan kualitas tinggi yang bisa memberi dampak besar bagi tim. Namun, di balik pujian tersebut, Hodak juga menyampaikan catatan penting terkait kesiapan sang pemain untuk tampil bersama Maung Bandung.

Menurut Bojan Hodak, pengalaman Layvin Kurzawa yang pernah bermain di level tertinggi sepak bola Eropa akan sangat berguna bagi Persib Bandung. Terlebih, Persib akan menghadapi jadwal padat di Super League 2025/2026 serta babak gugur AFC Champions League Two (ACL Two).

Saat ini, Persib Bandung telah menjalani 18 pertandingan di Super League 2025/2026 dan dipastikan melangkah ke babak 16 besar ACL Two. Pada fase tersebut, Persib dijadwalkan menghadapi Ratchaburi FC asal Thailand pada Februari 2026, laga yang menuntut kedalaman skuad dan pengalaman bertanding di level internasional.

Baca Juga:Dengan Adanya Dion Markx, Persib Mempunyai Banyak Opsi untuk Regulasi Pemain U23 BRI Super LeagueAXIS Luncurkan Fitur Convert Pulsa, Sisa Saldo Bisa Ditukar Kuota Utama

Bojan Hodak menilai, rekam jejak Layvin Kurzawa bersama klub-klub besar Eropa seperti Paris Saint-Germain (PSG), AS Monaco, dan Fulham menjadi modal berharga bagi Persib. Apalagi, pemain berusia 33 tahun itu juga pernah memperkuat Tim Nasional Prancis, yang menegaskan kapasitas dan kualitasnya sebagai pemain kelas atas.

Secara teknis, Layvin Kurzawa memiliki fleksibilitas posisi. Ia bisa dimainkan sebagai bek kiri, bek tengah, maupun wing back kiri. Fleksibilitas ini dinilai sangat penting untuk membantu Persib Bandung melakukan rotasi pemain di tengah padatnya kompetisi domestik dan Asia.

Meski demikian, Bojan Hodak meminta semua pihak, termasuk Bobotoh, untuk bersabar. Ia mengingatkan bahwa Layvin Kurzawa sudah cukup lama tidak tampil dalam pertandingan kompetitif, sehingga membutuhkan proses adaptasi dan persiapan fisik sebelum benar-benar siap dimainkan secara maksimal.

Hodak mencontohkan situasi serupa yang pernah dialami Federico Barba dan Stefano Beltrame saat pertama kali bergabung dengan Persib Bandung. Kedua pemain tersebut juga memerlukan waktu untuk menyesuaikan kondisi fisik serta memahami gaya bermain Persib dan karakter sepak bola Asia Tenggara.

“Dalam tiga setengah bulan ke depan, kami akan menjalani minimal 19 hingga 25 pertandingan. Jadi, pasti ada menit bermain untuknya,” ujar Bojan Hodak, menegaskan bahwa Layvin Kurzawa akan mendapat kesempatan tampil secara bertahap.

0 Komentar