RADARCIREBON.ID- KUNINGAN- MBG telah dirasakan manfaatkan oleh masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Kuningan. Hampir seluruh tenaga kependidikan (guru), siswa mulai Kober, PAUD, TK, SD, SMP, PKBM, MI, MTs, SMA dan SMK. Juga balita, ibu hamil dan menyusui yang ada di Kuningan juga mendapatkan jatah menu makan dari program MBG.
Bahkan kabarnya, warga kategori lanjut usia atau lansia akan memperoleh menu MBG seperti yang diterima penerima manfaat lainnya. Ketua Satgas P3MBG Kuningan, U Kusmana, menerangkan, hingga saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi mencapai 146 SPPG. Jumlah ini tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan yang mencakup 32 kecamatan, dan setiap kecamatan jumlahnya tidak sama.
“Untuk totalnya di Kabupaten Kuningan ada 146 SPPG. Jumlah terbanyak berada di wilayah Kecamatan Kuningan, Ciawigebang masing-masing 17 dan 16 SPPG. Sedangkan Kecamatan Cilimus ada 9, Cigugur dan Kecamatan Jalaksana terdapat masing-masing 7 SPPG atau dapur MBG,” papar U Kusmana, Minggu (25/1/2026).
Baca Juga:Peristiwa LGBT Ciuman di THM Cirebon, Asyrof: Regulas Harus Tegas dan Penguatan Budaya LokalKantor Disnakert Kota Cirebon Ambruk, Untungnya Terjadi Malam Hari
Selain ada kecamaran yang jumlah dapurnya banyak, ada juga kecamatan yang hanya memiliki satu SPPG seperti Kecamatan Cilebak, Hantara, Selajambe, Cibeureum, Maleber, Nusaherang dan Kecamatan Mandirancan.
Dari beberapa SPPG itu, ada yang belum beroperasi karena perizinannya belum selesai. “Kalau penerima manfaat dari program MBG di Kabupaten Kuningan cukup besar. Total penerima MBG sebanyak 433.468 orang. Jumlah ini bukan hanya siswa, melainkan banyak penerima lainnya. Dan Alhamdulillah program MBG ini berjalan lancar,” ujar Uu, panggilan akrab pria yang juga menjabat Sekda Kabupaten Kuningan tersebut.
Begitu juga di Kabupaten Majalengka, program MBG sudah berjalan sejak 20 Januari 2025. Kini, hingga awal 2026, program MBG menunjukkan progres signifikan, meski masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.
Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga Januari 2026 tercatat 105 SPPG MBG telah beroperasi aktif di Majalengka. Jumlah tersebut masih lebih kecil dibanding total dapur yang telah dibangun, yakni 197 unit. “Ada 197 yang sudah dalam tahap pembangunan. Namun yang sudah beroperasi itu baru 105 SPPG,” ujar Wabup Majalengka Dena Muhamad Ramdhan saat ditemui usai kegiatan evaluasi MBG.
