Canangkan Waste to Energy, Ini Langkah DLH Cirebon untuk Solusi Sampah Berkelanjutan

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono ST MSi
OPTIMISTIS: Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono ST MSi meyakini mampu mencanangkan program baru pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE), kemarin. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon mencanangkan program baru pengelolaan sampah berbasis Waste to Energy (WtE) atau pengolahan sampah menjadi energi. WtE ini mengubah sampah menjadi sumber energi terbarukan yang bernilai guna.

Program ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus membuka peluang investasi di Kabupaten Cirebon.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono ST MSi mengatakan, saat ini pihaknya tengah membuka peluang kerja sama dengan investor yang serius mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi.

Baca Juga:Percepat Sertifikasi Tanah, Bupati Imron Lantik Panitia PTSL 2026 di Kabupaten CirebonBimbel GO Cirebon Siapkan Siswa Strategi Sukses Akademik

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki potensi yang sangat menjanjikan untuk pengembangan program tersebut.

“Potensi Kabupaten Cirebon sangat menjanjikan. Kami optimis program ini bisa dikembangkan dengan dukungan investor yang tepat,” ujar Dede, kepada Radar Cirebon, Senin (26/1/2026)

Dijelaskannya, volume produksi sampah di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.200 ton per hari.

Jumlah tersebut dinilai telah memenuhi syarat minimal untuk pengembangan waste to energy, yang umumnya membutuhkan pasokan sampah sedikitnya 1.000 ton per hari agar proyek dapat berjalan secara optimal.

“Program WtE ini menawarkan manfaat ganda. Selain mengurangi beban lingkungan akibat penumpukan sampah, teknologi ini juga mampu menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan,” katanya.

Lebih lanjut, dijelaskan Dede, dengan volume sampah yang mencukupi dan potensi ekonomi yang besar, DLH meyakini Kabupaten Cirebon akan menjadi daya tarik bagi investor. tambahnya.

“Pemerintah Kabupaten Cirebon membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak swasta yang berminat berinvestasi di sektor pengelolaan sampah,” tuturnya.

Baca Juga:George Edwin Sugiharto, Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan dan Luncurkan Taman BacaanSMK Informatika Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Cirebon Gelar SKINFA Fest 4

Ia menambahkan, program waste to energy dinilai sebagai langkah strategis untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

“Kalau terealisasi, program ini tidak hanya menjadi solusi atas persoalan sampah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi dan pemanfaatan energi terbarukan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar