RADARCIREBON.ID – Ambruknya gedung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon mendapat perhatian serius dari DPRD. Selasa (27/1/2026), Komisi II DPRD Kota Cirebon melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah, dan dihadiri anggota Komisi II, yakni M Noupel, Subagja, Anton Octavianto, Karso, serta Erry Yudistira Ramadan. Rombongan diterima langsung Kepala Disnaker Kota Cirebon, Drs Agus Suherman.
Dalam sidak tersebut, Komisi II meninjau langsung kondisi gedung Disnaker yang ambruk dan kini hanya menyisakan puing-puing pada sedikitnya enam ruangan. Selain itu, rombongan juga mengecek beberapa ruangan yang masih bisa digunakan untuk pelayanan, termasuk kondisi gedung sekretariat.
Baca Juga:KPK Didesak Usut Dugaan Gratifikasi Oknum Staf Ahli KemenkeuLumpur Sungai Sukalila Cirebon Mulai Dikeruk
Ketua Komisi II, M Handarujati Kalamullah, mengatakan pihaknya datang untuk melihat langsung kondisi bangunan yang ambruk. Dari hasil peninjauan, kondisi gedung dinilai harus segera mendapat penanganan dan perbaikan.
Selain itu, pria yang akrab disapa Andru ini juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan, meskipun saat ini terdapat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknis.
Ia menjelaskan, keterbatasan SDM teknis membuat proses perencanaan kerap harus ditangani langsung oleh kepala dinas. Padahal, idealnya komposisi SDM teknis dan nonteknis seimbang.
“Kalau anggaran cukup, gedung Disnaker ini bisa dibuat dua lantai,” ujarnya.
Menurut Andru, Disnaker merupakan salah satu wajah Pemerintah Kota Cirebon karena memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan gedung yang layak sangat penting.
“Kami datang untuk membantu mencarikan solusi. Untungnya tidak ada korban jiwa,” tandasnya.
Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, identifikasi kondisi gedung-gedung milik Pemkot sangat penting untuk melihat potensi kerawanan lainnya. Menurutnya, percepatan pemeliharaan perlu dilakukan agar pelayanan tidak terganggu dan proses penanganan bisa berjalan dengan cermat.
Baca Juga:Cek Mobil Dinas, Walikota Cirebon Terkejut Banyak yang Tidak Layak Pakai, Beli Baru atau Sewa?Santri Pesantren Al Hikmah Bobos Cirebon Rebut Emas Kajari Cup
Ia juga berharap Pemkot Cirebon dapat memindahkan sementara aktivitas Disnaker ke lokasi lain hingga proses perbaikan gedung selesai, agar para ASN tetap merasa nyaman dalam bekerja.
