Kejadian meliputi pohon tumbang, banjir luapan sungai, tanah longsor yang menutup akses jalan, hingga rumah warga terendam.
Dalam penanganannya, BPBD Majalengka bersama TNI, Polri, aparat kecamatan, perangkat desa, dan relawan melakukan asesmen lapangan, pembersihan material longsor, penanganan pohon tumbang, serta evakuasi warga terdampak.
BPBD juga berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk–Cisanggarung terkait pengaturan pintu air Bendung Rentang untuk mengendalikan debit air.
Baca Juga:Jenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga SetempatPresiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film Action
BPBD Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai.
Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian bencana agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
