“Banjirnya belum surut, masih setinggi lutut orang dewasa. Mudah-mudahan hujan tidak terus turun supaya air bisa cepat surut,” ujarnya.
Maharani mengatakan, dirinya sempat masuk ke rumah untuk memastikan tidak ada barang yang rusak atau hanyut. Serta mengecek kondisi dinding dan plafon rumah karena khawatir terjadi kerusakan akibat rembesan air.
“Alhamdulillah, barang-barang masih aman. Saya dan suami bergantian mengecek rumah, karena semua keluarga mengungsi ke rumah mertua,” katanya.
Baca Juga:Ini Cerita Pablo Longoria saat Datangkan Mason Greenwood, Telepon Ibu DuluPrediksi Napoli vs Chelsea di Liga Champions, 29 Januari 2026
Sementara itu, untuk membantu warga terdampak, BPBD Kabupaten Indramayu telah mendirikan posko pengungsian di tiga titik. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran juga melakukan inspeksi terhadap bangunan liar yang mengganggu saluran drainase. Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengerahkan alat berat berupa eksavator untuk melakukan perbaikan dan normalisasi drainase agar air banjir dapat segera surut. (oni)
