INDRAMAYU – Merespons kondisi darurat akibat tingginya curah hujan yang melanda beberapa hari terakhir, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan logistik disalurkan ke sejumlah wilayah di sekitar tanggul Sungai Cimanuk yang kondisinya kritis hingga menyebabkan luapan air ke permukiman warga. Di antaranya Kecamatan Kertasemaya, Jatibarang, dan Lohbener.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Waskam mengatakan, bantuan berupa bahan pangan didistribusikan melalui pemerintah kecamatan dan desa guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. Hingga saat ini, seluruh sektor terkait masih dalam status siaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Kami telah menyalurkan bantuan logistik berupa beras, makanan siap saji, mi instan, serta perlengkapan keluarga seperti selimut dan pakaian. Fokus utama kami adalah memastikan tidak ada warga yang kekurangan bahan pangan. Baik di lokasi pengungsian maupun di rumah-rumah yang masih tergenang,” ujar Waskam, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga:Ini Cerita Pablo Longoria saat Datangkan Mason Greenwood, Telepon Ibu DuluPrediksi Napoli vs Chelsea di Liga Champions, 29 Januari 2026
Ia menambahkan, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah mendirikan dapur umum di sejumlah titik pengungsian, khususnya di wilayah Indramayu kota yang terdampak banjir sejak Selasa (27/1).
Selain menyalurkan bantuan logistik, Dinsos juga berkoordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk memastikan operasional dapur umum berjalan optimal. Langkah ini dilakukan guna menjamin ketersediaan makanan layak, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap penyakit pascabanjir.
Pemerintah Kabupaten Indramayu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau kerusakan infrastruktur. Petugas gabungan dari BPBD, Dinsos, serta TNI/Polri terus melakukan pemantauan intensif di sepanjang aliran Sungai Cimanuk guna meminimalisir risiko bencana yang lebih besar. (oni)
