Sering Hujan Jalanan Semakin Rusak Parah, Warga Berharap Pemkab Cirebon Segera Lakukan Perbaikan

Sering Hujan Jalanan Semakin Rusak Parah
RUSAK PARAH: Kondisi Jalan Kisabalanang yang menghubungkan Desa Marikangen dan Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, Rabu (28/1/2026). Warga berharap pemerintah daerah segera turun melakukan perbaikan. Foto: Samsul Huda/Radar Cirebon 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Makin sering hujan, membuat sejumlah ruas jalan yang sebelumnya rusak, kini kondisnya semakin parah. Salah satunya Jalan Kisabalanang di Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Jalan milik pemda itu menghubungkan Desa Marikangen dengan Desa Karangmulya.

Pantauan Radar Cirebon pada Rabu (28/1/2026), jalan dipenuhi lubang. Membahayakan pengguna jalan. Khususnya sepeda motor. Harus ekstra hati-hati saat melintas. Di beberapa bagian lainnya muncul gundukan bebatuan dan pasir yang membuat permukaan jalan tidak rata.

Pada pedagang yang berjualan di pinggir jalan, ikut terdampak. Mereka kerap terkena cipratan air dari kendaraan yang melaju. Tak sedikit pula pengendara terpaksa mengambil sisi jalan untuk menghindari lubang besar yang menganga di tengah badan jalan tersebut.

Baca Juga:Ekonomi Lokal Hidup Berkat MBG, Ribuan Tenaga Kerja TerserapDulu Nganggur, Dari MBG Kini Punya Gaji 

“Kalau habis hujan deras, lubangnya pasti penuh air semua. Jalannya seperti kubangan. Yang melintas pun harus hati-hati. Lubangnya cukup dalam,” ujar Abas (43), warga Desa Karangmulya, Kecamatan Plumbon, ditemui saat melintas di jalur tersebut, Rabu (28/1/2026).

Warga lainnya, Rolisa (31), mengatakan jalan tersebut sudah lama rusak dan kondisinya semakin memburuk karena intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir. “Rusak itu sudah lama tapi belum diperbaiki. Awalnya lubang kecil-kecil, lama-lama semakin besar seperti sekarang. Jadi makin parah karena intensitas hujan yang cukup tinggi,” jelasnya.

Menurutnya, Jalan Kisabalanang merupakan akses utama warga untuk beraktivitas. Mulai dari menuju pasar hingga sekolah. Sehingga kondisi jalan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para orang tua. “Selain menghambat mobilitas warga, jalan rusak yang tergenang air juga meningkatkan risiko kecelakaan,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. “Harapannya cepat diperbaiki. Takut ada kecelakaan,” katanya.Terpisah, Camat Plumbon Sukana SSTP mengatakan di tahun 2026 ini akan dilaksanakan kegiatan peningkatan jalan di Marikangen-Karangmulya. Titik pengerjaannya dari Desa Gombang.

Sukana mengatakan rencana tersebut telah dianggarkan melalui program Infrastruktur Kabupaten (PIK). “Belum tahu pasti panjang jalan yang diperbaiki berapa meter, tapi yang jelas tahun ini akan dilaksanakan,” katanya.

0 Komentar