Bupati Indramayu Lucky Hakim Bersama Baznas Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Korban Banjir

Lucky Hakim
PEDULI: Bupati Indramayu Lucky Hakim didampingi Kepala Baznas Dr Aspuri dan Kepala DKPP Indramayu H Sugeng Heriyanto menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Cemara Kulon Losarang, Kamis (29/1). Foto: PEMKAB FOR RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

LOSARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga di sejumlah desa dan kelurahan yang terdampak banjir.

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) menunjukkan komitmennya dengan turun langsung meninjau kondisi masyarakat yang terdampak banjir selama beberapa pekan terakhir. Selain meninjau lokasi, rombongan juga menyalurkan ribuan paket bantuan sembako secara langsung ke rumah-rumah warga yang hingga kini masih terendam air.

Kali ini, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu tersebut meninjau Desa Cemara Kulon, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, pada Kamis hingga Jumat (29-30/1/2026). Bupati Lucky menyusuri lokasi banjir dan berdialog langsung dengan warga terdampak.

Baca Juga:Sungai Asin Meluap Lagi, Puluhan Hektare Sawah Terendam BanjirRumah Warga Purwawinangun Ambruk, Bupati Kuningan Turun Langsung Beri Bantuan

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lucky didampingi Kepala Baznas Kabupaten Indramayu Dr Aspuri, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu H Sugeng Heriyanto. Secara simbolis, mereka menyerahkan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir.

“Bantuan ini bukan dari pribadi kami, melainkan dari Baznas dan DKPP. Namun pada prinsipnya, ini adalah bantuan dari masyarakat yang kembali lagi untuk masyarakat,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Di hadapan Bupati, warga Desa Cemara Kulon menyampaikan berbagai keluhan, terutama terkait banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayah mereka. Namun, banjir kali ini dinilai jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Hampir 80 persen rumah penduduk terendam banjir,” ujar Budi, perwakilan masyarakat setempat. Warga juga menyampaikan sejumlah permintaan kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait penanganan banjir jangka panjang.

Di antaranya adalah pembangunan dan normalisasi muara Kali Ajram, pengerukan muara Kali Pangkalan dan Kali Kimrun, serta perbaikan pintu air yang jebol dan tidak berfungsi sejak tahun 1982.

“Tolong, Pak Bupati, segera perbaiki pintu air yang sudah lama rusak, karena ini sangat berpengaruh terhadap banjir di desa kami,” ungkap warga di hadapan Bupati Lucky.

Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Lucky Hakim berjanji akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk–Cisanggarung sebagai perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.

0 Komentar