Kembali, FKIP Lulus Ratusan Mahasiswa PPG Daljab Gelombang III Tahun 2025

Yudisium Pengukuhan Sumpah Profesi Guru
YUDISIUM: Ratusan mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Gelombang III Tahun 2025 mengikuti kegiatan Yudisium Pengukuhan Sumpah Profesi Guru, Jumat (30/1/2026) siang. Foto: Agus panther/radar Cirebon 
0 Komentar

KUNINGAN-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) kembali meluluskan 805 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Gelombang III Tahun 2025 dalam kegiatan Yudisium Pengukuhan Sumpah Profesi Guru. Acara tersebut digelar di Ballroom Asmarandana Grand Cordela Hotel, Kuningan, Jawa Barat, Jumat (30/1/2026) siang.

Kegiatan yudisium dihadiri jajaran Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan (YPSAK), pimpinan universitas dan fakultas, serta unsur pendukung program PPG. Rektor Uniku Dr Anna Fitri Hindriana MSi, diwakili Wakil Rektor I Dr Toto Supartono MSi. Turut hadir Dekan FKIP Dr Asep Jejen Jaelani MPd, Koordinator PPG FKIP Dr Ilah Nurlaelah MSi, para guru pamong, staf administrasi PPG, serta para mahasiswa peserta yudisium. Dari total 805 lulusan, 53 orang hadir secara luring.

Dekan FKIP Asep Jejen Jaelani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan dan menekankan bahwa proses PPG bukan hanya urusan kelulusan akademik, melainkan pembentukan identitas sebagai pendidik profesional. Ia mengingatkan para lulusan bahwa mereka tidak sekadar bersertifikat, tetapi diharapkan menjadi agen perubahan bagi masa depan anak-anak bangsa.

Baca Juga:DPRD Kuningan Bongkar PR Besar RKPD 2027: Dari Bendungan Tanpa Irigasi hingga Ancaman FiskalSungai Asin Meluap Lagi, Puluhan Hektare Sawah Terendam Banjir

“Saya mengajak Bapak dan Ibu semua untuk tidak berhenti di sini. Jadilah kolaborator kami di lapangan. Jadilah perpanjangan tangan universitas dalam menghadirkan inovasi pembelajaran, penelitian berbasis kelas, dan praktik pendidikan yang transformatif,” ujarnya.

Dalam sambutan mewakili rektor, Wakil Rektor I Toto Supartono menilai kelulusan ratusan peserta PPG menunjukkan komitmen Uniku dalam memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan profesi guru. Ia juga menyampaikan kebanggaan atas capaian Uniku yang berhasil melahirkan guru besar dari kader internal kampus.

“Ini adalah tonggak sejarah penting, sekaligus menegaskan bahwa Uniku adalah satu-satunya perguruan tinggi di Kuningan yang mampu mencetak Guru Besar dari kader internalnya sendiri,” tuturnya.

Ia menegaskan universitas akan terus mencetak guru profesional, peneliti, dan pemimpin akademik untuk pengabdian bagi bangsa, karena pendidikan dipandang sebagai investasi terbesar sebuah negara.

Sementara itu, Pembina YPSAK Drs Ngatimin DS MPd menitipkan pesan agar guru tidak berhenti belajar. Ia menilai perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut pendidik untuk selalu memperbarui kompetensi dan adaptif. YPSAK, menurutnya, berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia pendidikan karena kualitas guru akan menentukan masa depan bangsa.

0 Komentar