KUNINGAN–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Kantor OJK Cirebon menyatukan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dalam upaya memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Langkah tersebut dipimpin Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib dan dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, bersama Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, jajaran perangkat daerah terkait, serta seluruh PUJK yang beroperasi di wilayah Kuningan. Pertemuan berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (27/1).
Forum ini menjadi ruang koordinasi kebijakan antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk memastikan pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya meningkat dari sisi penyaluran, tetapi juga tepat sasaran dan berkelanjutan. OJK menilai penguatan akses permodalan UMKM merupakan prasyarat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Baca Juga:DPRD Kuningan Bongkar PR Besar RKPD 2027: Dari Bendungan Tanpa Irigasi hingga Ancaman FiskalSungai Asin Meluap Lagi, Puluhan Hektare Sawah Terendam Banjir
Kepala Kantor OJK Cirebon Agus Muntholib mengatakan, keterlibatan seluruh PUJK dalam satu forum bersama pemerintah daerah merupakan bentuk konkret sinergi lintas sektor. Menurutnya, KUR didorong sebagai kebijakan afirmatif yang berpihak pada UMKM dan ekonomi rakyat, sehingga pelaksanaannya perlu terkoordinasi dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh PUJK, penyaluran KUR diharapkan lebih terarah, tepat sasaran, serta mampu menjaga kualitas pembiayaan agar UMKM tumbuh secara sehat,” kata Agus.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut baik langkah OJK Cirebon tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi rakyat Kuningan, melalui penguatan data UMKM, pendampingan usaha, serta kolaborasi dengan OJK dan pelaku jasa keuangan.
Ke depan, OJK Cirebon akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan seluruh PUJK melalui pemantauan dan evaluasi penyaluran KUR. Upaya ini diharapkan mampu menjadikan pembiayaan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. (ags)
