RADARCIREBON.ID – Pro kontra soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih saja terjadi. Namun program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut tak boleh berhenti di tengah jalan hanya karena kritikan atau cacian.
Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Naniek Sudaryati Deyang. Bahkan dirinya pun tidak mempersoalkan kritikan atau cacian yang dialamatkan kepada Presiden Prabowo dan BGN
“Setiap kali Pak Presiden memuji atau bangga dengan program MBG, maka saya sudah memprediksi pasti panen bully dan caci maki,” tulis Deyang dalam postingannya di media sosial Facebook.
Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat
Diungkapkannya, di luar soal program MBG yang sering di-bully, nomor satu adalah Presiden Prabowo. Setelah itu secara bergantian dirinya atau kepala BGN.
“Kenapa saya sering di-bully, saya Waka bagian komunikasi jadi ya sering ngomong di media,” tandasnya.
Apakah Deyang kesal dengan kritikan dan cacian tersebut? Sebagai manusia wajar kalau dirinya kesal.
Apalagi jika cacian itu tak masuk akal dan hanya menebar hoax. Tapi sebagai pejabat, dia hadapi dengan senyum. “Bully adalah obat kuat untuk bekerja lebih baik,” gumannya.
Deyang mengibaratkan tidak bisa menjelaskan pada orang yang jatuh cinta. “Maka kita juga gak bisa menjelaskan pada orang yang membenci,” begitu Deyang mengibaratkan.
Ketika ada pesan soal tulisan orang yang me-bully MBG, pada ujungnya juga me-bully dirinya. Bahkan dikaitkan dengan hal-hal yang tak ada urusannya dengan MBG.
Dirinya pun hanya menyahuti cacian itu dengan santai. “Biarin yang penting saya gak mati karena di-bully. Dikira saya gelisah atau senang terima aduan, saya mah sekarang cuek bebek aja,” celetuknya.
Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon
Hebatnya, lanjut Deyang, keluarganya pun sekarang juga sudah acuh dengan cacian-cacian tersebut. “Saya dan anak-anak saya, dulu melihat saya di-bully mereka masih sedih. Sekarang sama kayak saya, cuek saja,” tandasnya.
Walau banyak kritik dan cacian, jelas Deyang, program MBG harus jalan terus. “So must go on sajalah,” ungkap Deyang.
