KUNINGAN–Sebanyak 20 calon pimpinan Baznas Kuningan dinyatakan lulus seleksi administrasi. Tahapan selanjutnya yakni seleksi kompetensi dasar menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), penulisan makalah, dan wawancara.
Tahapan CAT dan penulisan makalah berlangsung di Kampus 2 Uniku Fakultas Ilmu Komputer, Rabu (4/2). Sementara tahapan wawancara akan dilaksanakan di ruang rapat Sang Adipati Lantai 2 Setda Kuningan, Sabtu-Minggu (7–8/2/2026).
Adapun seleksi CAT materi ujinya meliputi Fikih Zakat, Kebijakan Pengelolaan Zakat, serta Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama. Selain itu, peserta juga diwajibkan menyusun makalah yang memuat analisis permasalahan serta gagasan inovatif dan rekomendatif terkait pengelolaan zakat di Kuningan, yang nantinya akan menjadi bahan pendalaman pada tahap wawancara.
Baca Juga:Pasca Banjir, Bupati Lucky Hakim dan Baznas Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk WargaMisi Berat Newcastle United di Etihad Stadium, Manchester City Diunggulkan ke Final Piala Liga
Sementara itu, hasil seleksi administrasi calon pimpinan Baznas Kuningan periode 2026-2031 tertuang dalam Berita Acara Hasil Seleksi Administrasi Nomor 004/TIMSEL.BAZNAS/KNG/2026 tertanggal 31 Januari 2026. Berdasarkan hasil verifikasi dan penilaian kelengkapan serta kesesuaian dokumen persyaratan, sebanyak 20 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Ketetapan ini sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor: 005/TIMSEL.BAZNAS/KNG/2026. Menariknya, komposisi peserta yang lolos menunjukkan kualitas sumber daya manusia yang cukup menonjol.
Dari 20 peserta tersebut, tercatat tiga orang bergelar Doktor (S3), 11 orang bergelar Magister (S2), lima orang bergelar Sarjana (S1), serta satu orang berlatar pendidikan SMA/SMK. Komposisi ini mencerminkan tingginya latar belakang pendidikan para calon pimpinan Baznas.
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Kuningan, H Toni Kusumanto MSi menyampaikan, bahwa hasil seleksi administrasi ini memperlihatkan antusiasme sekaligus kualitas pendaftar yang cukup baik.
“Dari hasil seleksi administrasi, kami melihat komposisi peserta yang sangat baik, baik dari sisi pengalaman maupun latar belakang pendidikan. Ini menjadi modal penting untuk mendapatkan pimpinan Baznas yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, H Toni Kusumanto menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi ini dirancang untuk menjaring pimpinan Baznas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepekaan sosial.
