“Ini adalah salah satu klub terbesar di dunia dan tujuan kami adalah memenangkan trofi. Kami bekerja keras setiap hari untuk bisa mencapai final ini dan membawa pulang piala,” ucapnya.
“Semoga kami bisa melakukannya, baik untuk para pemain baru maupun pemain lama. Mereka menunjukkan bahwa setiap medali dan setiap trofi itu sangat berarti,” tutup Marmoush.
Sementara itu, pelatih City Josep ‘Pep’ Guardiola terlihat berbincang cukup intens dengan Sandro Tonali, pemain Newcastle. Percakapan tersebut terjadi di tengah situasi yang kurang ideal bagi Tonali. Gelandang internasional Italia itu sempat menjalani hari-hari penuh spekulasi setelah namanya dikaitkan dengan Arsenal. Namun, isu tersebut belakangan dibantah oleh berbagai pihak, termasuk agen pemain dan Newcastle sendiri.
Baca Juga:Jemaah Calon Haji Indramayu Tahun 2026 Capai 2.730 Orang, Ini Daftarnya20 Calon Pimpinan Baznas Lolos Administrasi, Jalani Tes CAT dan Penulisan Makalah
Melansir ChronicleLive, Guardiola mengaku sengaja meluangkan waktu untuk menemui Tonali selepas pertandingan. Saat ditanya apa yang ia sampaikan kepada mantan pemain AC Milan itu, Pep menjawab dengan gaya santainya dalam konferensi pers. “Apa yang saya katakan (kepada Sandro Tonali)? Bahasa Italia saya sempurna, jadi itulah mengapa saya bisa berkomunikasi dengannya. Dan, kami memiliki teman yang luar biasa dari Brescia, Edoardo Piovani,” kata Pep.
Guardiola lalu menjelaskan bahwa hubungan mereka bukan sekadar formal di lapangan. Ada obrolan panjang soal perjalanan karier dan kehidupan Tonali. “Dan, setiap kali kami terhubung, saya kenal ayahnya beberapa waktu lalu, dan setiap kali kami bertemu, kami berbicara tentang pengalamannya di Milan, para pendukung, dan betapa bahagianya dia di Newcastle. Dia benar-benar pemain top, pemain top, top, top!” ujarnya. (mid)
