Cegah Virus Nipah, Perketat Pemeriksaan Penumpang

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
CEGAH VIRUS NIPAH: Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoperasikan dua unit thermal scanner untuk mengantisipasi masuknya virus nipah, kemarin. FOTO:EDDY GUSTAN/DISWAY.ID
0 Komentar

LOMBOK-Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoperasikan dua unit thermal scanner untuk mengantisipasi masuknya virus nipah.

Thermal scanner itu dipasang di area kedatangan domestik dan kedatangan internasional, guna memantau suhu tubuh seluruh penumpang yang baru tiba di bandara.

Pihak BIZAM meningkatkan pengawasan terhadap penumpang datang sebagai langkah antisipatif terhadap potensi masuknya virus nipah melalui transportasi udara, baik dari penerbangan internasional maupun domestik.

Baca Juga:Pemkab Kuningan Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Rp35 Ribu per JiwaPelantikan Pengurus SMSI Kota Cirebon, Dorong Sinergi Media dengan Pemerintah

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya laporan kasus penularan virus nipah di sejumlah negara.

Peningkatan pengawasan dilaksanakan secara intensif melalui koordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram.

Khusus bagi penumpang internasional, setibanya di BIZAM juga diwajibkan untuk mengisi All Indonesia-Satu Sehat Health Pass.

Aplikasi ini digunakan untuk memperoleh informasi kesehatan dan riwayat perjalanan penumpang sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi risiko penularan penyakit.

“Kami senantiasa berkoordinasi dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan serta instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi masuknya Virus Nipah,” ujar General Manager BIZAM, Aidhil Philip Julian.

Ia menambahkan, sejak pandemi Covid-19, pengawasan terhadap penumpang pesawat udara di BIZAM telah diterapkan secara ketat dan berlapis.

Dengan adanya laporan penyebaran Virus Nipah, langkah pengawasan tersebut semakin diperkuat sebagai bentuk kewaspadaan dini.

Baca Juga:Gotong Royong Warga Atasi Jalan Tertimbun Longsor di PinaraJemaah Calon Haji Indramayu Tahun 2026 Capai 2.730 Orang, Ini Daftarnya

“Penguatan pengawasan ini merupakan langkah preventif agar potensi penyebaran Virus Nipah dapat dicegah sejak dini, mengingat BIZAM merupakan pintu gerbang utama masuknya pelaku perjalanan ke Nusa Tenggara Barat melalui jalur udara,” jelasnya.

Lebih lanjut, disampaikan Aidhil, keberadaan rute penerbangan internasional di BIZAM menjadi perhatian khusus dalam pelaksanaan pengawasan kesehatan penumpang.

“Bersama Balai Kekarantinaan Kesehatan, kami terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, terutama yang berasal dari luar negeri,” ungkapnya. (dsw)

0 Komentar