“Kami baru saja membuat konten bersama penulis lokal untuk menarik minat baca. Di Pojok Dermayu, pengunjung dapat menemukan koleksi budaya Indramayu yang cukup lengkap dan sangat diminati, terutama oleh mahasiswa,” katanya.
Dengan berbagai terobosan tersebut, DPA Indramayu optimistis angka kunjungan pemustaka pada 2026 akan kembali meningkat. Perpustakaan diharapkan tidak lagi sekadar menjadi tempat singgah saat libur sekolah, tetapi berkembang sebagai pusat literasi dan riset yang membanggakan bagi masyarakat Indramayu. (oni)
