Hari ke-12 Longsor Pasirlangu, 68 Korban Teridentifikasi; SAR Temukan 7 Kantong Jenazah Baru  

Pencarian korban longsor Pasirlangu
TERUS CARI: Hingga hari ke-12, kegiatan pencarian korban longsor Pasirlangu, Bandung Barat, tetap dilaksanakan secara terukur, Kamis (5/2/2026). Foto: Basarnas
0 Komentar

RADARCIREBON.ID –Operasi pencarian dan identifikasi korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ke-12 dengan capaian penting. Hingga Kamis (5/2), tim SAR gabungan melaporkan 68 jenazah telah teridentifikasi melalui pemeriksaan medis di posko Disaster Victim Identification (DVI), sementara pencarian di area timbunan material longsor masih terus dilanjutkan.

Di lapangan, penyisiran terbaru kembali membuahkan hasil. SAR Mission Coordinator Ade Dian Permana menyampaikan adanya tambahan tujuh kantong jenazah (bodypack) yang ditemukan dari tiga titik evakuasi berbeda. Meski begitu, ia menegaskan operasi dilakukan dengan perhitungan ketat karena kondisi tanah masih berisiko.

“Hingga hari ke-12, kegiatan pencarian tetap dilaksanakan secara terukur. Kami tetap mengutamakan keselamatan personel mengingat kondisi tanah yang masih labil,” kata Ade dalam keterangan resmi Basarnas.

Baca Juga:Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Diizinkan Beli Properti di Mekah dan MadinahEpson Luncurkan Proyektor Portabel Lifestudio Terbaru untuk Gaya Hidup Modern

Sementara proses evakuasi berjalan, pekerjaan krusial juga berlangsung di meja identifikasi. Data terbaru menyebutkan, dari 71 bodypack yang telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, 68 korban berhasil diketahui identitasnya. Namun tim DVI masih memiliki pekerjaan lanjutan karena terdapat 21 bodypack lain yang masih menunggu proses identifikasi sesuai prosedur internasional.

“Masih ada 21 kantong jenazah yang masuk tahap identifikasi lanjutan. Kami berupaya mempercepat proses agar korban dapat segera diserahkan kepada keluarga,” ujarnya.

Untuk pencarian hari ini, tim memfokuskan upaya pada sektor yang diduga memiliki akumulasi material paling dalam. Berdasarkan laporan teknis, rincian penemuan tujuh bodypack terakhir adalah sebagai berikut:

– Worksite A2: 1 bodypack

– Worksite A3: 4 bodypack (area temuan terbanyak)

– Worksite B2: 2 bodypack

– Worksite A1 dan B1: nihil temuan baru

Basarnas memastikan operasi SAR akan terus berjalan selama masa tanggap darurat masih diberlakukan. Setiap sore, pimpinan gabungan melakukan evaluasi untuk menyesuaikan strategi operasi secara dinamis, termasuk mempertimbangkan perubahan cuaca dan kondisi lapangan.

Ade juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat—TNI, Polri, relawan, serta pemerintah daerah—yang tetap menjaga koordinasi dan soliditas selama hampir dua pekan operasi di area berisiko tinggi.

“Dedikasi dan kerja keras seluruh tim di hari ke-12 ini sangat luar biasa. Kami terus berkoordinasi agar seluruh korban yang dilaporkan hilang bisa segera ditemukan sebelum operasi resmi ditutup,” kata Ade. (dsw)

0 Komentar