Jaga Inflasi Jelang Ramadhan, Pemprov–BI Perkuat Sinergi TPID di Kuningan

inflasi daerah
FORUM INFLASI: Kabupaten Kuningan menjadi tuan rumah dalam forum pengendalian inflasi daerah kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Bank Indonesia. Foto: Agus panther/radar Cirebon 
0 Komentar

Bupati Dian mengungkapkan, pada semester pertama 2025 Kabupaten Kuningan mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 10,4 persen tertinggi di Pulau Jawa, sebelum terkoreksi menjadi 9,3 persen di akhir tahun. Meski demikian, capaian tersebut tetap menempatkan Kuningan sebagai salah satu daerah dengan kinerja ekonomi terbaik di Jawa Barat.

“Pertumbuhan ini berdampak pada penurunan angka kemiskinan hingga sekitar 10,4 persen dan tingkat pengangguran 7,5 persen,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut didorong oleh penguatan sektor pertanian melalui program Kembali Ka Karuhun, yang meliputi subsidi pupuk, distribusi benih bersertifikat, pembangunan jalan usaha tani, serta perbaikan irigasi yang menyasar ratusan gabungan kelompok tani.

Baca Juga:Pemkab Kuningan Tetapkan Zakat Fitrah 2026 Rp35 Ribu per JiwaPelantikan Pengurus SMSI Kota Cirebon, Dorong Sinergi Media dengan Pemerintah

Bupati Dian juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dengan Pemprov Jabar dan Bank Indonesia, termasuk kerja sama regional Ciayumajakuning melalui aliansi Kunci Bersama, sebagai strategi menjaga stabilitas pasokan dan pengendalian inflasi berbasis pendekatan 4K: keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.

Melalui Pasamoan Agung ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin solid dalam menjaga stabilitas harga, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat digitalisasi daerah demi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. (ags)

0 Komentar