Kunker, DPRD Cirebon Cek Titik Rawan Genangan dan Dorong Normalisasi Drainase

Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon
JADI PERHATIAN: Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Weru Kidul Kecamatan Weru membahas normalisasi saluran air, kemarin. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBON 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Persoalan genangan air yang kerap muncul saat hujan di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon.

Bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Komisi III turun langsung ke lapangan guna memetakan kondisi saluran air yang dinilai tak lagi berfungsi optimal.

Dalam peninjauan tersebut, sejumlah saluran ditemukan mengalami pendangkalan dan penyempitan, sehingga aliran air tidak lancar.

Baca Juga:Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Diizinkan Beli Properti di Mekah dan MadinahEpson Luncurkan Proyektor Portabel Lifestudio Terbaru untuk Gaya Hidup Modern

Kondisi ini dinilai berpotensi memicu genangan bahkan banjir jika tidak segera ditangani melalui program normalisasi yang terencana.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana ST MM menegaskan, normalisasi saluran air bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Weru Kidul.

Menurutnya, fungsi drainase yang terganggu berdampak langsung pada kenyamanan, aktivitas warga, hingga keselamatan lingkungan permukiman.

“Saluran air ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kalau tidak ditangani dengan baik, genangan akan terus berulang setiap musim hujan,” ujar Anton kepada Radar Cirebon, Kamis (5/2/2026).

Dijelaskannya, DPRD bersama Dinas PUTR tidak hanya melihat kondisi fisik saluran, tetapi juga membahas kebutuhan penanganan, skala prioritas, serta langkah teknis yang memungkinkan dilakukan sesuai kemampuan anggaran daerah.

Dikatakan Anton, normalisasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga. Komisi III DPRD pun berkomitmen mengawal hasil pembahasan tersebut agar tidak berhenti di tataran rencana.

Menurutnya, DPRD mendorong agar program normalisasi dapat direalisasikan tepat sasaran, khususnya di titik-titik yang selama ini menjadi langganan genangan.

Baca Juga:Sengketa Lahan Desa Kanci Resmi Inkracht, PT DKI Sah Pemilik Tanah Menurut HukumSaling Klaim, DPRD Cirebon Fasilitasi Sengketa Tanah antara Yayasan dan Pemdes Serang

“Yang terpenting, ada tindak lanjut yang jelas. Jangan sampai persoalan ini terus berulang tanpa solusi konkret,” tegasnya.

Ia berharap, sinergi antara legislatif dan Dinas PUTR dapat mempercepat perbaikan sistem drainase di Weru Kidul sekaligus menjadi bagian dari upaya penataan lingkungan dan pengurangan risiko banjir di Kabupaten Cirebon. (sam)

0 Komentar