PDAM Kota Cirebon Siagakan Mobil-mobil Tangki untuk Kirim Air Bersih ke Pelanggan Terdampak

Siagakan Tiga Mobil Tangki untuk Kirim Air ke Pelanggan Terdampak
DISKUSI: Komisi II DPRD Kota Cirebon mendapatkan penjelasan mengenai kondisi PD Pembangunan, kemarin. Foto: Abdullah/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Dirut Perumda Air Minum Tirta Girinata Kota Cirebon Sopyan Satari memastikan pihaknya telah menyiagakan tiga mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih ke pelanggan terdampak. Mobil-mobil itu berkapasitas 5.000 liter per tangki.

“Jadi sambil menunggu proses perbaikan, kebutuhan air bersih kami layani dengan menyiagakan tiga unit mobil tangki. Ditambah bantuan dari PDAM Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Indramayu,” papar Sopyan Satari saat ditemui Radar Cirebon di lokasi kejadian di kawasan Plangon, Kamis, 5 Februari 2026.

Pria yang akrab disapa Opang itu mengatakan mobil-mobil tangki itu dikerahkan untuk mengirim air berasih ke wilayah paling terdampak dan membutuhkan air bersih. Ia pun menegaskan jajarannya terus bekerja secepat mungkin agar kembali normal. “Semoga cuacanya tidak hujan sehingga proses perbaikan selesai secepatnya,” terang Opang.

Baca Juga:KSPSI Soroti PD Pembangunan, Peringatkan soal Hak-hak Karyawan yang DirumahkanPD Pembangunan Kolaps, Hari Ini Komisi II Turun Cari Tahu Penyebabnya

Sementara itu, Kamis siang (5/2/2026) Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio bersama Komisi II melihat langsung kondisi pipa PDAM yang bocor. “Kami hadir di lokasi kejadian untuk melihat langsung kondisi pipa PDAM serta memastikan perbaikan pipa dilakukan secara optimal,” kata Andrie.

Pada kesempatan itu, Andrie dan Komisi II mendapat penjelasan langsung mengenai kondisi pipa dari Dirut PDAM Sopyan Satari. “Pak Dirut sudah menjelaskan mengenai kondisi pipa, mengenai dugaan penyebab kebocoran dan upaya penanganan. Mudah-mudahan bisa segera selesai dan pelanggan kembali terlayani,” jelas Andrie.

Masih pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon Muhammad Noupel mengatakan pihaknya langsung berkomunikasi dengan jajaran PDAM setelah menerima informasi mengenai jebolnya pipa jaringan di kawasan Plangon pada Rabu malam (4/2/2026).

“Dan dari penjelasan Dirut PDAM, ternyata dampak dari bocornya 20 ribu sampai 30 ribu pelanggan terdampak. Tentu ini cukup mengganggu masyarakat karena kebutuhan air bersih menjadi terhambat. Namun demikian, semua optimis perbaikan pipa dalam kurun waktu 1-2 hari bisa rampung dan pelanggan kembali mendapatkan pelayanan air bersih,” terang Noupel.

“Kebutuhan air PDAM, khususnya warga Kota Cirebon, sangat vital. Makanya Komisi II men-support penuh PDAM untuk segera melakukan perbaikan sehingga pelanggan bisa kembali mendapatkan pelayanan air bersih,” tandasnya. (sam/abd)

0 Komentar