RADARCIREBON.ID – Hujan dengan intensitas dan durasi cukup lama mengguyur Kota Cirebon, menyebabkan banjir di sejumlah titik, baik di jalan raya maupun permukiman warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon, banjir terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kesambi dan Kecamatan Harjamukti, dengan total delapan titik terdampak.
Di Kecamatan Kesambi, banjir melanda tiga ruas jalan dan lima permukiman warga. Genangan di jalan raya terjadi di Jalan Terusan Pemuda dan Jalan Brigjen Darsono, Kelurahan Sunyaragi. Hingga menjelang Magrib, kedua ruas jalan tersebut masih tergenang, sehingga arus lalu lintas tersendat.
Baca Juga:Jelang Nikah, KUA Palimanan Ajak Calon Pengantin di Cirebon Berinfak lewat Barcode Prabowo lantik Juda Agung jadi Wamenkeu
“Sekitar pukul 14.00 air mulai naik. Menjelang sore semakin tinggi dan membuat lalu lintas padat. Untung dibantu kepolisian,” ujar Rizki (18) kepada Radar Cirebon.
TITIK-TITIK BANJIR DI KOTA CIREBON
- KECAMATAN KESAMBI
KELURAHAN SUNYARAGI
Jl. Terusan Pemuda
Jl. Brigjen Darsono
KELURAHAN EKIRINGAN
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo
RW 08 Pekiringan
RW 07 Pekiringan
RW 06 Suradinaya Utara
- KECAMATAN HARJAMUKTI
KELURAHAN HARJAMUKTI
RW 05
RW 09
Ia mengatakan Jalan Terusan Pemuda sempat ditutup sementara karena tidak dapat dilalui kendaraan. Genangan air di lokasi tersebut mencapai setinggi pinggang orang dewasa.
“Ketinggian air sudah sepinggul orang dewasa. Semakin sore semakin tinggi,” katanya.
Menurutnya, banjir di Jalan Terusan Pemuda kerap terjadi saat hujan deras berdurasi panjang. Meski demikian, genangan biasanya surut dalam beberapa jam.
“Biasanya satu jam sudah surut, tapi sekarang belum karena masih hujan,” terangnya.
Selain di Sunyaragi, banjir juga terjadi di Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, tepatnya di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, RW 08 Pekiringan, RW 07 Pekiringan, dan RW 06 Suradinaya Utara. Genangan air menyebabkan arus lalu lintas tersendat hingga malam hari.
Sementara di Kecamatan Harjamukti, banjir merendam permukiman warga di RW 05 dan RW 09, Kelurahan Harjamukti.
Baca Juga:Jalin silaturahim, OJK Cirebon Kunjungi Graha Pena Radar CirebonGugur Saat Bertugas, Reno Dianugerahi Medali Kehormatan
Ketinggian air di delapan titik tersebut bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai sekitar 120 sentimeter. BPBD menyebutkan banjir umumnya tidak berlangsung lama dan akan surut dalam beberapa jam setelah hujan reda. (cep)
