KUNINGAN – Praktik pemasangan jaringan pipa air yang diduga tak berizin terungkap saat Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan melakukan blusukan ke kawasan lereng Gunung Ciremai.
Temuan tersebut mencuat ketika Kunjungan Kerja Dalam Daerah (KDD) Komisi II ke sejumlah sumber air baku PDAM Tirta Kamuning, sekaligus menjadi sinyal perlunya penertiban serius agar pengelolaan air bersih berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Kunjungan yang berlangsung selama dua hari ini, sebagai bagian dari evaluasi pengelolaan dan keberlanjutan sumber daya air bagi kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:Dongkrak Minat Baca Warga, DPA Indramayu Luncurkan Layanan Jemput Bola hingga Referensi KelabuAjak Waspadai Penipuan Umrah
Pada hari pertama, rombongan Komisi II meninjau sumber air Ciceureum 1 dan Cicuereum 2, Telaga Remis, Telaga Nilem, hingga Cipujangga. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan mengunjungi Curug Mangkok di kawasan Palutungan, sekaligus melakukan monitoring pengelolaan sumber mata air yang berada di kawasan konservasi.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi debit air, sistem penangkapan dan distribusi air, serta sarana prasarana pendukung yang digunakan PAM Tirta Kamuning dalam penyediaan air bersih. Selain itu, Komisi II juga mengevaluasi aspek keberlanjutan dan upaya pemeliharaan sumber mata air yang menjadi penopang utama layanan air bersih di Kuningan.
Selama peninjauan, Komisi II DPRD Kuningan didampingi jajaran manajemen PAM Tirta Kamuning. Dari hasil pengamatan lapangan, Komisi II menilai bahwa potensi sumber mata air di kawasan tersebut masih cukup baik.
Namun demikian, DPRD mendorong adanya penguatan upaya konservasi, pemeliharaan rutin, serta perencanaan pengembangan infrastruktur agar kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Ketua Komisi II DPRD Kuningan, H Jajang Jana mengatakan, bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian inventarisasi persoalan yang selama ini berkembang terkait pengelolaan PDAM di Kuningan.
“Bersama mitra kerja PDAM Tirta Kamuning, kami mengunjungi langsung titik-titik sumber air mulai dari Pasawahan, Telaga Nilem, Ciceureum, Cipujangga, Telaga Remis, hingga Curug Mangkok di kawasan Palutungan. Medannya cukup terjal karena berada di lereng Ciremai, namun kami ingin memastikan langsung kondisi di lapangan,”ujarnya, Jumat (6/2).
