Bulog Indramayu Bersama Satgas Pangan Pastikan Stok Beras Jelang Ramadan Aman

Bulog Indramayu
MONITORING: Bulog Indramayu bersama Satgas Pangan Indramayu melakukan monitoring stok beras dan minyak goreng menjelang Ramadan di Pasar Baru Indramayu, belum lama ini. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Perum Bulog bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan monitoring harga dan stok bahan pokok di Pasar Baru Indramayu.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi “Sapu Bersih” yang sebelumnya digelar oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Polri, Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Monitoring yang dilaksanakan di Pasar Baru Indramayu, belum lama ini, difokuskan pada ketersediaan sembako.

Baca Juga:Kunjungi Kuningan, Wamendagri Akhmad Wiyagus Sambangi SPPG KasturiGelar Town Hall Meeting, Kilang Pertamina Balongan Paparkan Kinerja Positif 2025

Serta harga Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Wakil Kepala Bulog Indramayu, Rendi Saktiko menyampaikan, stok minyak goreng saat ini dalam kondisi aman.

Sepanjang tahun 2026, total pasokan minyak goreng mencapai 105.000 liter, dengan realisasi penyaluran sebanyak 67.000 liter. Saat ini, sekitar 40.000 liter masih tersimpan di gudang Bulog.

“Untuk Ramadan sementara aman. Menjelang Idulfitri nanti, juga akan ada tambahan pasokan dari pabrik distributor,” ujarnya.

Sementara itu, stok beras SPHP dipastikan sangat aman dengan ketersediaan yang masih penuh di gudang-gudang Bulog.

Penyaluran beras SPHP pada Februari 2026 tetap berjalan dengan harga sesuai HET, yakni Rp12.500 per kilogram. Sedangkan harga minyak goreng ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

Dalam pengawasan harga di pasaran, Bulog berkolaborasi dengan Polres Indramayu, DKPP, dan Disperindag, guna memastikan pedagang tidak menjual komoditas di atas HET.

Baca Juga:Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Indramayu Gelar Training Transformasi Budaya dan PerilakuDiskatan Kuningan: Lindungi Petani dari Tengkulak dan Pastikan Harga Sesuai HPP

Pedagang yang melanggar akan dikenakan sanksi, mulai dari teguran hingga penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Harga minyak goreng dari Bulog ke pedagang sebesar Rp14.500 per liter, sehingga masih terdapat margin keuntungan yang wajar tanpa perlu menaikkan harga di atas HET,” jelas Rendi.

Untuk beras SPHP, harga jual dari Bulog ke agen sebesar Rp11.000 per kilogram dan dijual ke konsumen seharga Rp12.500 per kilogram, yang dinilai masih menguntungkan bagi pedagang.

Meski demikian, Bulog mengakui bahwa kenaikan harga di pasaran kerap dipicu oleh perilaku sebagian pedagang yang ikut menaikkan harga saat harga pasar meningkat, meskipun harga dari Bulog tetap stabil.

0 Komentar