RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kota Cirebon merencanakan penataan kawasan sekitar Sungai Sukalila. Salah satu fokus yang dikaji adalah penerapan sistem lalu lintas satu arah di jalur pinggir sungai tersebut.
Kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas di kawasan lampu merah depan Asia, Kota Cirebon, sekaligus menonjolkan keindahan ikon Sungai Sukalila.
Dalam perencanaan tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon telah menggelar rapat internal sebanyak dua kali untuk mengkaji perubahan arus lalu lintas.
Baca Juga:Aksi Bersih-bersih Sampah di Pantai Kesenden CirebonPenjualan Tiket Lebaran KAI Daop 3 dibuka sejak 11 Maret Hingga 1 April 2026, Baru Terjual 10.135 Tiket
Kepala Bidang Keselamatan dan Teknik Sarana Dishub Kota Cirebon, Nafikin, mengatakan pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci rencana tersebut karena masih dalam tahap konsep dan kajian.
“Ini masih konsep dan belum final. Kami masih melakukan kajian untuk penertiban lalu lintas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh jalur di pinggir Sungai Sukalila direncanakan akan dibuat satu arah sesuai arahan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, guna mengurai kemacetan di kawasan depan pusat perbelanjaan Surya dan Asia.
“Nanti seluruh jalur di sekitar Sungai Sukalila akan dibuat satu arah. Tujuannya untuk mengurai kemacetan di depan Surya dan Asia,” katanya.
Saat ini, lanjut Nafikin, pembahasan masih dilakukan secara internal. Setelah konsep dinyatakan matang, Dishub akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti kepolisian dan pihak lainnya.
“Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Harapannya, sistem satu arah ini dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar Surya dan Asia,” ujarnya.
Terkait waktu penerapan sistem tersebut, Nafikin menyebut pihaknya belum dapat memastikan karena masih menunggu arahan pimpinan.
Baca Juga:Padelity Tournament Siap Digelar di Grage City Mall Cirebon pada Sabtu-Minggu 8–9 Februari 2026Pengurus PGRI Ranting Se-Kecamatan Kesambi Masa Bakti XXIII Periode 2025-2030 Resmi Dilantik
“Kami masih menunggu arahan dari pimpinan. Karena masih tahap konsep, belum bisa kami sampaikan lebih lanjut,” tandasnya. (cep)
