Ia menegaskan, kolaborasi antara negara dan institusi keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga kohesi sosial, mencegah potensi konflik, serta mendukung agenda pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
“Ke depan, gedung ini diharapkan menjadi pusat aktivitas kelembagaan yang mampu memperkuat koordinasi program sosial, keumatan, dan kebangsaan secara lebih terstruktur, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (oni)
