RADARCIREBON.ID – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan menggelar kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Kabupaten Cirebon dan berlangsung di Area Konservasi Mandeangin, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.
Sebanyak 150 bibit tanaman yang berpotensi sebagai penyimpan dan penyerap air ditanam dalam kegiatan tersebut. Jenis tanaman yang ditanam meliputi sonokeling, damar, aren, sukun, gayam, dan tabebuya, yang dinilai memiliki manfaat ekologis jangka panjang bagi lingkungan.
Baca Juga:Inter Milan Pesta Gol 5-0 atas Sassuolo, Jay Idzes Tak Mampu Menahan Gempuran di MapeiGAWAT! Rekrutan Baru Liverpool Bernama Jeremy Jacquet Alami Cedera Bahu Parah
Kegiatan ini dihadiri jajaran manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan, di antaranya Rudi Setiawan dan Rita Widjaja, serta perwakilan employee volunteering.
Turut hadir pula perwakilan guru dan siswa Sekolah Adiwiyata, pegiat lingkungan, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Cirebon (BEM UMC), karang taruna, Kampung Berseri Astra, kepala desa beserta perangkat Desa Kepongpongan, serta unsur Muspika Kecamatan Talun. Total peserta kegiatan mencapai sekitar 75 orang.
Rita Widjaja, selaku Assistant to GMO, mengatakan peringatan Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon yang diperingati setiap 10 Januari diharapkan dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Salah satunya melalui kegiatan sederhana seperti menanam pohon di lingkungan sekitar atau di wilayah tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap upaya pelestarian lingkungan dapat terus berkelanjutan serta berkontribusi dalam mengurangi dampak pemanasan global, mencegah erosi tanah, menjaga siklus air, dan meminimalkan potensi banjir. (cep/opl)
