JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan janjinya untuk tidak mundur melawan korupsi dan setia pada rakyat Indonesia.
Komitmen itu disampaikan Prabowo Subianto di acara Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Minggu (8/2).
Mantan Menteri Pertahanan itu menegaaskan, dirinya berjanji akan melindungi seluruh rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, persoalan kemiskinan dan kelaparan hingga pemberantasan korupsi.
Baca Juga:Mutasi di Lingkungan Pemda Indramayu, Tiga Pejabat Eselon 2 BergeserKunjungi Kuningan, Wamendagri Akhmad Wiyagus Sambangi SPPG Kasturi
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan, saat pelantikan ia disumpah di hadapan rakyat Indonesia untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam konstitusi tersebut, tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia serta menegaskan bahwa pemerintahannya tak akan ragu melawan korupsi, penipuan hingga manipulasi.
“Saya telah menjabat Presiden Republik Indonesia dari 20 Oktober 2024. Saya disumpah di hadapan rakyat semuanya, disumpah untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945,” tegasnya.
Dalam Undang-Undang Dasar tersebut, lanjut Prabowo, dikatakan tugas nasional yang pertama, tujuan nasional pertama adalah melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia, melindungi.
“Saya terima tugas tersebut, saya terima mandat tersebut. Saya mengartikan bahwa melindungi segenap tumpah darah artinya melindungi rakyat Indonesia dari semua ancaman, dari ancaman fisik, dari ancaman kemiskinan, dari ancaman kelaparan, dari ancaman pelayanan-pelayanan kesehatan, dari ancaman ketidakterseadiannya pendidikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia, itu tugas utama saya,” tuturnya.
Ditegaskan Prabowo, dirinya sudah disumpah di hadapan Tuhan untuk terus mengabdi kepada masyarakat.
Oleh karena itu, ia menegaskan akan selalu setia terhadap bangsa dan negara selama ia masih hidup.
Baca Juga:Gelar Town Hall Meeting, Kilang Pertamina Balongan Paparkan Kinerja Positif 2025Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Indramayu Gelar Training Transformasi Budaya dan Perilaku
“Saya telah bersumpah di hadapan Yang Mahakuasa bahwa saya akan setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia selama masih ada napas di kandung badan saya,” tandasnya.
Menurutnya, masih banyak kekayaan bangsa Indonesia yang dicuri dan dibawa ke luar negeri.
“Saya menemukan bahwa terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri. Terlalu banyak kekayaan Indonesia yang hilang dari tanah kita. Terlalu banyak kekayaan kita yang dibawa lari ke luar negeri,” ungkapnya.
“Kita jangan takut, jangan ragu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah,” imbuhnya.
