Saat ini, jumlah rekening Tabungan Haji BSI telah melampaui 6 juta. Selain itu, jumlah nasabah prioritas meningkat 17,30 persen (YoY).
BSI juga dipercaya menyalurkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang seluruhnya telah dialokasikan ke pembiayaan produktif.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak ditetapkan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI berhasil menjaring sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas, yang meliputi layanan bullion bank, cicil emas, dan gadai emas.
Baca Juga:Bukan Sekadar Pelapor Peristiwa, Walikota: Pers Fondasi Nalar Publik yang SehatTinjau Brigif TP 31 dan Yonif TP 875 di Dompu, Menhan Sjafrie Tekankan TNI Harus Bermanfaat bagi Rakyat
“Pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan mendorong laba BSI tumbuh menjadi Rp7,57 triliun atau naik 8,02 persen (YoY),” kata Ade.
Direktur Distribution and Sales BSI, Anton Sukarna, menambahkan bahwa perseroan turut mendukung program pemerintah dalam pengembangan sekitar 80.000 koperasi KDMP.
Hingga 2025, BSI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp12,2 triliun kepada sekitar 90 ribu nasabah. Selain itu, BSI juga mendukung Program Tiga Juta Rumah melalui pembiayaan FLPP sebesar Rp3,5 triliun untuk 23 ribu unit rumah subsidi.
Jumlah nasabah BSI hingga akhir 2025 mencapai 23,1 juta, meningkat 2,03 juta dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ini merupakan pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami terus memperluas akses layanan, baik melalui penambahan kantor operasional maupun penguatan jaringan BSI Agen,” ungkap Anton.
Dalam mendukung layanan digital, BSI terus memperkuat transformasi teknologi informasi dan transaksi digital. Saat ini, BSI memiliki 1.049 kantor cabang, sekitar 6.000 unit ATM/CRM, 126 ribu BSI Agen, 21 ribu mesin EDC, serta 563 ribu merchant QRIS.
Pengguna mobile banking BYOND by BSI tercatat mencapai 5,9 juta, sementara aplikasi BEWIZE digunakan oleh sekitar 43 ribu pengguna.
Baca Juga:Kasus Ketua PN Depok Jadi Ujian Serius Integritas Hakim dan Pengawasan PeradilanLomba Hafidz Cilik Jadi Program Unggulan TK Baitul Makmur
Sepanjang 2025, BSI juga aktif menyalurkan dana sosial melalui program zakat, beasiswa pendidikan, pemberdayaan UMKM, serta bantuan kemanusiaan. Program tersebut meliputi pemberian beasiswa kepada lebih dari 10 ribu siswa, pembinaan 4.900 UMKM, pengelolaan 77 Desa BSI, serta bantuan kebencanaan, termasuk di Aceh. (apr/opl)
