INDRAMAYU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra menjadi momentum penting bagi seluruh pengurus dan kader untuk memperkuat soliditas di bawah tema besar: “Kompak, Bergerak, Berdampak”. Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, H Kasan Basari, di sela peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra yang digelar DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Selasa (10/2/2026). Peringatan tersebut diikuti seluruh Ketua PAC, kader partai, serta anggota legislatif (aleg) Partai Gerindra.
Menurut Kasan Basari, usia 18 tahun Partai Gerindra bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi pengingat sekaligus instruksi bagi seluruh kader untuk terus bergerak dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Baca Juga:IKAL FISIP UIN Jakarta Nilai Penyediaan Lahan Gedung MUI sebagai Dukungan Negara bagi Umat IslamBupati Lucky Ingatkan PMI Waspada Investasi Bodong, Sarankan Cek ke OJK
“Sesuai arahan pusat, kita harus kompak. Jika ada perbedaan pendapat, itu adalah dinamika yang harus menjadi kekuatan, bukan perpecahan,” ujarnya.
Kasan menjelaskan, terdapat sejumlah program strategis Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, yang menjadi fokus pengawalan seluruh kader Gerindra di setiap daerah. Termasuk di Kabupaten Indramayu. Program-program tersebut dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pertama, program kesejahteraan petani melalui penetapan harga gabah kering panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram, yang dinilai mampu meningkatkan taraf hidup petani secara signifikan. Kedua, dukungan terhadap UMKM melalui kebijakan penghapusan utang UMKM hingga 10 tahun ke belakang, yang menjadi angin segar bagi pelaku usaha kecil.
“Ketiga adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini memberikan dampak ganda (multiplier effect). Selain meningkatkan gizi siswa, satu dapur MBG mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja lokal serta menyerap hasil pertanian dan produk UMKM di sekitarnya,” paparnya.
Kasan menilai, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu pilar utama transformasi kesejahteraan rakyat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini tidak hanya berfokus pada kesehatan anak, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.
Partai Gerindra menegaskan, program MBG dirancang untuk memberikan manfaat berantai di tingkat akar rumput. Antara lain, penyerapan tenaga kerja, di mana setiap dapur MBG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja lokal.
