Persib Lolos atau Tersingkir? Misi Empat Gol Jadi Harga Mati di Leg Kedua ACL2

Leg kedua Persib di GBLA
Misi Empat Gol Jadi Harga Mati di Leg Kedua ACL2. foto: ig bandung football
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Peluang Persib lolos ke babak 16 besar ACL2 kini berada di ujung tanduk setelah kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi pada leg pertama. Hasil tersebut membuat langkah Maung Bandung di kompetisi Asia semakin berat dan menuntut perjuangan ekstra pada pertemuan kedua.

Kekalahan di Thailand bukan sekadar soal skor, melainkan konsekuensi besar terhadap peluang Persib lolos ke fase berikutnya. Dengan agregat sementara tertinggal tiga gol tanpa balas, Persib wajib menang minimal dengan selisih empat gol pada leg kedua jika ingin memastikan tiket 16 besar tanpa harus bergantung pada skenario lain. Target itu jelas tidak ringan, namun masih terbuka secara matematis.

Secara permainan, Persib sebenarnya sempat memberikan perlawanan. Beberapa peluang tercipta melalui serangan dari sisi lapangan serta percobaan jarak jauh. Namun efektivitas menjadi pembeda utama. Ratchaburi tampil lebih tenang, disiplin menjaga ritme, dan mampu memaksimalkan kelengahan lini belakang Persib. Situasi inilah yang akhirnya membuat peluang Persib lolos semakin menipis.

Baca Juga:Persib Kalah Telak 0-3 dari Ratchaburi, Misi Berat Menanti di BandungXLSMART Perkuat Jaringan 4G dan 5G Antisipasi Lonjakan Trafik Ramadan Lebaran 2026

Gol ketiga yang bersarang di menit akhir menjadi pukulan tambahan. Pada momen krusial ketika Persib seharusnya menjaga peluang tetap hidup, justru konsentrasi melemah. Skor 0-3 pun bertahan hingga laga usai, meninggalkan pekerjaan rumah besar jelang leg kedua yang dijadwalkan pada 18 Februari 2026.

Kini, satu-satunya cara agar Persib lolos adalah tampil agresif sejak menit awal tanpa mengabaikan keseimbangan permainan. Gol cepat akan menjadi faktor penting untuk membuka asa sekaligus menekan mental lawan. Namun, ambisi menyerang tidak boleh membuat lini pertahanan lengah, karena satu gol tambahan dari Ratchaburi bisa semakin mempersulit jalan Maung Bandung.

Pelatih dituntut melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi taktik maupun komposisi pemain. Transisi antar lini harus lebih rapi, koordinasi pertahanan diperkuat, dan penyelesaian akhir wajib lebih tajam. Untuk mewujudkan Persib lolos, konsistensi sepanjang 90 menit menjadi kunci utama.

Dukungan Bobotoh di kandang juga berpotensi menjadi energi besar dalam upaya comeback. Atmosfer stadion harus mampu menciptakan tekanan psikologis bagi tim tamu. Meski demikian, semangat saja tidak cukup. Persib membutuhkan kedewasaan bermain, kecermatan membaca situasi, serta efektivitas dalam memanfaatkan setiap peluang.

0 Komentar