136 Dokter Lulusan FK UGJ Cirebon Disumpah

Sumpah Dokter
SUMPAH: Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) menggelar Sumpah Dokter ke-XXIX di Hotel Aston, Kota Cirebon, Kamis (12/2/2026). FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID — Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) kembali menggelar Sumpah Dokter ke-XXIX di Hotel Aston, Kota Cirebon, Kamis (12/2/2026). Sebanyak 136 dokter baru resmi diambil sumpahnya dalam kegiatan tersebut.

Dekan FK UGJ, Dr dr Catur Setiya Sulistiana MMed Ed MM mengatakan, para lulusan tersebut merupakan peserta yang lulus Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode November 2025.

“Alhamdulillah, hingga Februari 2026, jumlah lulusan FK UGJ telah mencapai 840 dokter dalam usia fakultas yang menginjak 17 tahun,” ujarnya.

Baca Juga:Vihara Tertua di Cirebon hingga Kuliner Khas, Ini Tantangan Kota Tua Jamblang Pesawat Smart Air Ditembak Usai Mendarat di Koroway Batu, Dua Pilot Tewas

Menurut Catur, prosesi sumpah dokter bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum bersejarah yang menandai lahirnya generasi dokter baru yang siap mengabdi kepada masyarakat Cirebon, Jawa Barat, dan Indonesia.

Ia menegaskan, FK UGJ terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan kedokteran unggulan di wilayah Ciayumajakuning, Jawa Barat, hingga tingkat nasional.

“FK UGJ telah meraih akreditasi Unggul selama lima tahun. Ini merupakan bukti nyata mutu akademik dan tata kelola yang sangat baik,” katanya.

Catur menyebutkan, saat ini hanya terdapat dua fakultas kedokteran swasta di Indonesia yang meraih akreditasi Unggul dari LAM-PTKes, yakni FK UGJ dan salah satu FK Muhammadiyah.

Akreditasi tersebut diberikan berdasarkan delapan kriteria standar terbaru dengan masa berlaku maksimal lima tahun.

Ia mengapresiasi dukungan yayasan, pimpinan universitas, civitas akademika, mahasiswa, dan alumni atas capaian tersebut.

Dalam upaya peningkatan mutu, FK UGJ juga mengembangkan program student exchange dan lecture exchange dengan sejumlah perguruan tinggi luar negeri, seperti Université de Poitiers (Prancis), Mahidol University (Thailand), Radboud University (Belanda), dan Maastricht University (Belanda).

Baca Juga:Prabowo Bertemu Lima Konglomerat di Hambalang, Dorong Industrialisasi Pro-Rakyat dan UMKMPemkot Cirebon Tambah Anggaran JKN Jadi Rp38 Miliar

Program tersebut dilaksanakan melalui skema Erasmus Plus maupun pendanaan internal fakultas, khususnya dalam bidang genomik dan biomedis.

Selama setahun terakhir, FK UGJ secara rutin menerima mahasiswa pertukaran dari Radboud University yang mempelajari penyakit tropis selama tiga bulan di FK UGJ, RSUD Waled, serta sejumlah puskesmas di Kabupaten Cirebon.

“Hasil evaluasi menunjukkan mahasiswa sangat puas dan memperoleh banyak pengalaman selama berada di Cirebon,” ujarnya.

0 Komentar