136 Dokter Lulusan FK UGJ Cirebon Disumpah

Sumpah Dokter
SUMPAH: Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) menggelar Sumpah Dokter ke-XXIX di Hotel Aston, Kota Cirebon, Kamis (12/2/2026). FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

Selain itu, FK UGJ aktif menjalin kerja sama nasional dan internasional dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengabdian berbasis kearifan lokal yang berjejaring global diwujudkan melalui partisipasi mahasiswa dan dosen dalam program pengabdian masyarakat internasional di Malaysia, dengan melibatkan 13 mahasiswa semester tujuh dan empat dosen.

Dalam waktu dekat, FK UGJ juga berkomitmen membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Spesialis Anestesi, Program Studi S1 Gizi, serta pengembangan layanan kesehatan lainnya.

Baca Juga:Vihara Tertua di Cirebon hingga Kuliner Khas, Ini Tantangan Kota Tua Jamblang Pesawat Smart Air Ditembak Usai Mendarat di Koroway Batu, Dua Pilot Tewas

Catur menambahkan, FK UGJ menerapkan sistem pendidikan yang inklusif, ramah keluarga, dan berorientasi pada pembentukan dokter yang kompeten, berintegritas, dan berempati.

Sejumlah fasilitas disediakan bagi mahasiswa, di antaranya sistem pembayaran dana pembangunan secara bertahap, fasilitas laptop bagi mahasiswa baru, akses e-book kedokteran, asrama gratis selama satu tahun, laboratorium lengkap, serta sarana pendukung pembelajaran lainnya.

Pada Sumpah Dokter ke-XXIX, lulusan terbaik Program Studi Pendidikan Dokter diraih dr Chandra Eka Ramadhani dengan IPK 3,76.

Selain itu, tiga dokter lulusan FK UGJ tercatat sebagai penerima Program Erasmus+ Scholarship for Research Intern di Université de Poitiers, Prancis, saat masih menjalani kepaniteraan klinik.

Ketiganya adalah dr. Rifa Ariqoh, dr. Millah Afniya Hasanah, dan dr Alfafa Millah Darajah.

“Dokter sejati tidak hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga menenangkan jiwa,” pesan Catur.

Sementara itu, Rektor UGJ, Prof Dr Achmad Faqih SP MM mengapresiasi terselenggaranya Sumpah Dokter ke-XXIX.

Baca Juga:Prabowo Bertemu Lima Konglomerat di Hambalang, Dorong Industrialisasi Pro-Rakyat dan UMKMPemkot Cirebon Tambah Anggaran JKN Jadi Rp38 Miliar

Menurutnya, capaian FK UGJ semakin membanggakan karena tingkat kelulusan UKMPPD telah melampaui 80 persen, serta diraihnya akreditasi Unggul.

“Ini merupakan prestasi yang membanggakan dan menunjukkan kualitas FK UGJ,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini sekitar 60 persen program studi di UGJ telah terakreditasi Unggul.

UGJ juga terus mengembangkan kerja sama internasional, termasuk KKN di Malaysia serta program magang industri di Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.

“Ini bagian dari upaya meningkatkan martabat UGJ. Kami berharap masyarakat menjadikan UGJ sebagai pilihan utama pendidikan tinggi di wilayah Ciayumajakuning,” tandasnya.

Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Prof Dr Mukarto Siswoyo MSi mengatakan, sumpah dokter merupakan momentum komitmen moral dan profesional bagi para lulusan.

0 Komentar