Sikap Prabowo Diungkap Orang Dekatnya, dari Soal Kemiskinan, Bank Himbara, hingga Pertemuan dengan Konglomerat

Presiden Prabowo bertemu pengusaha besar Indonesia
SATUKAN LANGKAH: Pertemuan tertutup Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha besar nasional guna menyelaraskan arah kebijakan pembangunan. Foto: Istimewa
0 Komentar

Prabowo yang sudah mengangkat 1 juta lebih non ASN menjadi ASN pun masih disalah-salahkan. Penyebabnya hanya gegara 32 ribu karyawan SPPG diangkat menjadi PPPK.

Prabowo yang terus mempertahankan anggaran pendidikan 20 persen, masih dituduh mengambil anggaran itu untuk program MBG. Padahal justru di eranya sekolah rakyat (SR) dengan fasilitas premium dibangun gratis di tiap kabupaten. Sekolah itu untuk anak-anak tidak mampu dari desil 1-3.

Sekolah unggulan Garuda juga dibangun gratis untuk anak-anak Indonesia yang pintar tanpa dipungut biaya. Kemudian akan segera dibuka fakutas kedokteran di berbagai universitas dengan biaya gratis.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Juga dalam waktu dekat segera dibangun 10 universitas kelas dunia di berbagai daerah, lagi-lagi juga gratis. Sebanyak 300 ribu jembatan juga tengah dibangun saat Prabowo melihat anak-anak harus berenang atau menyebrang sungai saat pergi ke sekolah.

Tak hanya jembatan, sekolah-sekolah yang rusak sudah mulai didata dan segera akan dibangun. Dan semua sekolah itu akan memakai smart TV untuk pembelajaran.

Prabowo tidak tega rakyat Indonesia yang susah merdeka 80 tahun ini, rumahnya beratap seng. Kadang sudah pada karatan semua, karena selain panas juga tidak menyehatkan anak-anak. “Maka beliau pun menggagas program gentengisasi…eh dibully juga,” terang Deyang.

Diungkapkannya, Koperasi Merah Putih mulai dibangun di mana-mana untuk menjamin semua yang disubsidi pemerintah sampai ke rakyat. Pupuk subsidi sekarang sampai ke rakyat. Harga petani diperbaiki sehingga hanya dalam setahun pemerintahannya, Indonesia swasembada pangan, setelah 28 tahun terus impor.

Indonesia juga menuju kemandirian energi, setelah 32 tahun tidak punya refinery atau kilang sekarang punya kilang terbesar di Balikpapan-Kalimantan Timur.

Semua program Presiden diperuntukkan bagi rakyat. Bahkan menteri-menteri dan para wakilnya diinstruksikan untuk segera menyelesaikan persoalan di bawah.

Deyang menyontohkan, ada warga transmigrasi di Kalimantan tanahnya dicaplok konglomerat karena ada potensi tambang. Menteri ATR dan Menteri Transmigrasi pun langsung mengembalikan sertifikat milik rakyat yang sempat dibatalkan Kementerian ATR tahun 2019.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

“Prabowo terus bekerja keras. Prabowo bukan tidak tahu ada anak umur 10 tahun bunuh diri di NTT karena kemiskinan yang dialami sejak lahir. Prabowo bukan tidak tahu anak yang terlindas mobil saat berjualan tisu demi menyambung hidup. Prabowo tahu semua,” ungkapnya lagi.

0 Komentar