Bupati Imron Sidak Pasar Jelang Ramadan, Cabai Rawit Merah di Cirebon Tembus Rp100 Ribu/Kg

harga kebutuhan pokok
SIDAK: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg bersama Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama melakukan mengecek langsung harga kebutuhan pokok ke sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan, Jumat (13/2). FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON-Menjelang bulan suci Ramadan, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional, Jumat pagi (12/2).

Dalam sidak tersebut, ditemukan harga cabai rawit merah atau cabai setan menembus Rp100 ribu/kilogram (kg).

Sidak dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

Baca Juga:Dukung Program MBG, Polri Targetkan 61 SPPG Beroperasi di Jabar pada 2026Jadwal Lengkap Uji Coba Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Hadapi Selandia Baru dan Kosta Rika

Dua pasar yang menjadi lokasi pemantauan yakni Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran.

Bupati Imron mengatakan, sidak digelar bersama jajaran kepolisian guna memantau langsung perkembangan harga di lapangan.

“Kami sidak harga sembako jelang Ramadan bersama Polresta untuk memantau harga di pasar. Memasuki bulan puasa, memang ada beberapa komoditas yang mulai naik,” ujar Bupati Imron.

Berdasarkan hasil pemantauan, lanjutnya, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, di antaranya telur, daging ayam, dan cabai.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah atau cabai setan yang mencapai Rp100 ribu/kg.

“Telur naik sekitar seribu rupiah, sementara yang cukup signifikan itu cabai setan dan ayam,” jelasnya.

Imron menegaskan, kenaikan harga yang masih dalam batas wajar dapat dimaklumi. Namun, jika lonjakan dinilai terlalu tinggi, pemerintah daerah akan segera mengambil langkah pengendalian, termasuk kemungkinan menggelar operasi pasar.

Baca Juga:Banjir Kuningan, Ratusan Rumah di Cibingbin dan Ciwaru Terendam, Sejumlah Bangunan RusakRibuan Orang Kaya Masuk BPJS PBI

“Nanti kami bersama Kapolresta akan mengkaji dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Jangan sampai kenaikan terlalu tinggi. Jika diperlukan, akan dilakukan operasi pasar,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan, pihaknya terus memonitor perkembangan harga dari hulu hingga hilir, mulai dari pemasok, petani, hingga peternak.

“Kami memantau ke supplier, petani, dan peternak agar bisa diketahui kondisi harga sebenarnya. Kenaikan menjelang puasa diharapkan tidak terlalu tinggi,” ujar Kombes Imara.

Ditambahkannya, secara tren harga kebutuhan pokok biasanya cenderung stabil pada pertengahan Ramadan, sebelum kembali berpotensi naik menjelang Idul Fitri.

“Kami bersama pemerintah daerah dan Forkopimda berupaya agar kenaikan harga tetap terkendali dan tidak signifikan,” katanya.

0 Komentar