KUNINGAN–Satu tahun kepemimpinan Bupati Kuningan menjadi titik refleksi arah pembangunan daerah. Sejumlah kalangan menilai, keseimbangan antara nilai religius dan penguatan sektor fisik, yang dibangun pemerintah daerah dinilai mulai membuahkan hasil. Menghadirkan stabilitas sekaligus optimisme menuju Kuningan yang lebih maju dan tangguh.
H Yusron Kholid, mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kuningan mengatakan, penguatan komunikasi antara kepala daerah dan elemen masyarakat, khususnya tokoh agama serta pemuka masyarakat, dinilai menjadi salah satu kunci stabilitas daerah.
“Harmoni yang terbangun disebut sebagai modal sosial penting dalam menjaga kondusivitas sekaligus mendorong partisipasi publik,” kata Yusron.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Uji Coba Inggris Jelang Piala Dunia 2026, Hadapi Selandia Baru dan Kosta RikaBanjir Kuningan, Ratusan Rumah di Cibingbin dan Ciwaru Terendam, Sejumlah Bangunan Rusak
Menurut dia, dalam berbagai kesempatan, Bupati Kuningan menegaskan komitmen merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Pendekatan ini dipandang selaras dengan semangat kepemimpinan nasional sebagaimana pernah disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto tentang pentingnya dukungan moral tokoh agama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Di sektor keagamaan, perhatian terhadap guru ngaji, santri, dan pondok pesantren mandiri mulai direalisasikan secara bertahap. Meski belum sepenuhnya ideal, kebijakan tersebut disebut akan terus disempurnakan seiring membaiknya kondisi ekonomi daerah,” paparnya.
Yusron yang saat ini menjabat salah satu Pimpinan Baznas Kuningan menegasksan, stabilitas dan situasi yang relatif kondusif juga dinilai menjadi pendorong percepatan pembangunan. Pemerintah daerah disebut responsif terhadap berbagai aspirasi masyarakat, bahkan dalam beberapa kasus bergerak cepat sebelum keluhan berkembang lebih luas.
“Dalam menghadapi kritik, Pak Bupati Kuningan saya nilai terbuka dan tidak alergi terhadap masukan. Kritik publik dianggap sebagai bagian dari proses penyempurnaan kebijakan,” ungkapnya.
Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa capaian positif merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Sejumlah pihak optimistis, dengan fondasi yang telah dibangun, Kuningan akan terus melangkah menuju daerah yang maju, agamis, lestari dan tangguh. (ags)
