Uang Nasabah Bank Cirebon Cair, Tahap Pertama Mencapai Rp89,5 Miliar

Uang Nasabah Bank Cirebon Tahap Pertama Cair
PENJELASAN: Kepala Divisi Humas LPS Nur Budiantoro menjelaskan soal pencairan dana nasabah Bank Cirebon, Jumat (13/2/2026). Foto: Apridista Siti Ramdhani/Radar Cirebon
0 Komentar

Bagi nasabah Perumda BPR Bank Cirebon yang belum masuk dalam pembayaran Tahap 1, dapat menunggu pembayaran tahap berikutnya. Saat ini, tim LPS masih melanjutkan proses verifikasi data. Sesuai UU, LPS akan menyelesaikan proses rekonsiliasi dan verifikasi seluruh simpanan maksimal 90 hari kerja sejak bank cabut izin usahanya.

“Jagan terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengaku dapat mengurus dan mempercepat proses pembayaran simpanan, agar penanganan klaim penjaminan simpanan dan likuidasi bank dapat berjalan lancar,” terasngnya.

Budiantoro menambahkan, LPS juga telah membentuk Tim Likuidasi yang berkantor di Perum BPR Bank Cirebon. Bagi nasabah peminjam dana dapat menyelesaikan atau melunasi kewajiban/kreditnya melalui Tim Likudasi yang dibentuk LPS.

NASABAH AKHIRNYA TERSENYUM

Baca Juga:Stimulus untuk Diskon Tarif Transportasi dan Mudik GratisLibur Panjang! Awal Ramadan dan Tahun Baru Imlek Berdekatan

Senyum semringah nan lega terpancar dari para nasabah Perumda BPR Bank Cirebon sejak Jumat pagi (13/2/2026). Mereka berbondong-bondong ke Bank Mandiri Yos Sudarso setelah LPS mengumumkan daftar nama nasabah penerima klaim simpanan Tahap 1 dan menunjuk bank pembayar.

Ariyah (58) warga Pegambiran, mengaku bersyukur tabungannya bisa kembali. Puluhan tahun menjadi nasabah setia Perumda BPR Bank Cirebon, ia turut memanfaatkan program tabungan Anak sekolah (TAS) untuk keperluan pendidikan anak. “Awalnya ikut nabung dari sekolah, lalu saya buka sendiri karena merasa membantu kebutuhan sekolah anak,” ungkapnya.

Selain ikut program TAS, ia juga memiliki beberapa tabungan. Simpanannya di Perumda BPR Bank Cirebon pun bervariasi mulai dari Rp4 juta, Rp20 juta, hingga Rp25 juta. Ia sempat kaget saat mendapatan informasi dicabutnya izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon.

Pasalnya sejumlah simpanan dijadwalkan akan dicairkan pada Mei 2026 ini untuk keperluan anaknya menikah. “Saat dengar kabar tersebut saya kaget, sempat khawatir anak saya bisa melangsungkan pernikahan tidak karena uangnya takut tidak balik,” jelasnya.

Untungnya, proses klaim simpanan pun berjalan cepat. Kini Ariyah bisa mengambil semua simpanannya melalui bank pembayar yang ditunjuk LPS. “Alhamdulillah bisa balik semua, lega bersyukur, saya sampai keluar air mata saat menerima uangnya hari ini di Bank Mandiri Yos Sudarso. Dengan pelayanan cepat ini saya yakin ke depan simpanan akan tetap aman,” tukasnya. (apr)

0 Komentar