Waspada di GBLA! Deretan Legiun Asing Ratchaburi yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Persib

Pemain Ratchaburi
Deretan Legiun Asing Ratchaburi yang Bisa Jadi Mimpi Buruk Persib
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Persib Bandung bersiap menjalani laga hidup-mati saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025-2026. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu 18 Februari 2026 pukul 19.15 WIB, diprediksi berlangsung sengit.

Kekalahan 0-3 pada pertemuan pertama membuat Maung Bandung tak punya banyak pilihan selain tampil habis-habisan. Ratchaburi FC datang dengan komposisi pemain yang patut diperhitungkan. Berdasarkan data Transfermarkt musim 2025-2026, klub asal Thailand tersebut mendaftarkan 29 pemain, termasuk 11 legiun asing dari berbagai negara.

Nama-nama inilah yang kemungkinan besar kembali dibawa ke Bandung untuk mempertahankan keunggulan agregat.

Baca Juga:Tertinggal 0-3, Sergio Castel Yakin Persib Bisa Lakukan “Remontada” di GBLAUsai Kekalahan Telak, Bojan Hodak Punya Permintaan Khusus untuk Bobotoh di GBLA

Pada leg pertama di Ratchaburi Stadium, sejumlah pemain asing tampil dominan dan menjadi pembeda. Dua di antaranya bahkan sukses menjebol gawang Teja Paku Alam dan memastikan kemenangan telak 3-0.

Pedro Tana mencetak dua gol cepat pada menit ke-5 dan ke-84, sementara Gabriel Mutombo turut menyumbang satu gol pada menit ke-53. Penampilan keduanya jelas menjadi alarm bahaya bagi lini pertahanan Persib.

Selain Pedro Tana dan Gabriel Mutombo, masih ada sederet pemain asing lain yang berpotensi merepotkan tuan rumah. Mereka adalah Seydine N’Diaye, Sidcley, Daniel Ting, Jesse Curran, Njiva Rakotoharimalala, Faiq Bolkiah, Negueba, Denilson Junior, dan Gleyson.

Kombinasi pengalaman serta kualitas individu para pemain ini membuat Ratchaburi tidak bisa dianggap remeh, terutama dalam situasi serangan balik cepat.

Meski tertinggal agregat tiga gol, peluang Persib untuk melaju ke babak berikutnya belum sepenuhnya tertutup. Syaratnya, Pangeran Biru wajib menang dengan selisih minimal empat gol tanpa balas untuk membalikkan keadaan.

Hasil imbang atau kekalahan akan otomatis menghentikan langkah mereka di kompetisi kasta kedua Asia tersebut.

Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diyakini menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan pelatih Persib. Atmosfer kandang diharapkan mampu membakar semangat para pemain untuk tampil lebih agresif, disiplin, dan efektif di depan gawang.

Baca Juga:Misi Comeback di GBLA: Bojan Beberkan PR Besar Persib Usai Dibantai RatchaburiXLSMART Luncurkan Fitur Baru Sisternet, Perkuat Ruang Aman Digital bagi Perempuan

Laga ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental sekaligus kesempatan untuk menebus kekalahan pada leg pertama.

0 Komentar