Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring harga secara rutin hingga memasuki bulan puasa.
Pengawasan tidak hanya dilakukan di pasar perbatasan, tetapi juga di pasar tradisional lain di wilayah Kabupaten Cirebon.
Ia menegaskan, operasi pasar akan menjadi opsi apabila terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali dan memberatkan masyarakat.
Baca Juga:SMA Islam Al Azhar 5 Cirebon Gelar Isra Mikraj dan Tarhib RamadanNU Kota Cirebon soal Penetapkan Awal 1 Ramadan 1447 H
“Jika kenaikan masih terukur, kami cukup memantau. Namun, jika melonjak tinggi, tentu akan dilakukan operasi pasar,” tegasnya.
Pemkab Cirebon juga telah berkoordinasi dengan Bulog dan unsur Forkopimda sebagai langkah antisipatif menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat.
“Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” pungkasnya. (den)
