Dapur MBG Perolehan Insentif Rp 6 Juta per Hari, Digunakan untuk Apa Saja?

dana pendidikan untuk mbg
Wakil Kepala MBG, Naniek Sudaryati Deyang, meluruskan informasi di media sosial beredar konten soal dana pendidikan digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Nanik S Deyang/Instagram
0 Komentar

“Insentif ini bukan 5 tahun, tapi selama 2 tahun. Dan setelah 2 tahun akan ditinjau ulang atau dihitung berdasarkan per MBG dikali Rp 2000,” jelasnya.

Deyang mengatakan, jika sekarang di medsos ada yang menulis yang memiliki seolah langsung untung dengan Rp6 juta per hari dapur, itu tidak benar. “Mikir gak investasi mitra itu kan juga harus balik modal. Terus gimana kalau dihentikan di tengah jalan? Kok seenaknya membully mitra dan BGN,” tegasnya.

Deyang mengakui, yang sekarang masih menjadi perdebatan adalah soal mitra yang dapurnya bagus dan yang abal-abal, mengapa insentifnya sama? Nah menanggapi ketidakadilan itu, maka tahun ini akan dilakukan apraisal. “Jadi nanti yang di ruko ukurannya di bawah 400 meter bangunannya atau yang abal-abal sewanya tidak 6 juta/hari. Bisa diturunkan dari 6 juta/hari,” urai Deyang.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Penjelasan perempuan yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina itu sangat gamblang. “Apalagi yang mau untuk bahan fitnah, saya akan jawab. Asal jangan urusan titik dapur. Saya gak ikut-ikut menentukan, karena itu urusannya Waka Irjen Pol Sony Sanjaya,” tambahnya.

Deyang memberikan catatan, jumlah SPPG masih Polri yang terbanyak. TNI terutama Angkatan belum banyak yang operasional. Namun dipastikan jumlahnya tak sebanyak milik Polri. “Jadi kasihan TNI jangan difitnah terus kasihan belum punya dapur sudah kena getahnya,” ungkap Deyang.

Kemudian perempuan asal Madiun ini memastikan yang terbanyak memiliki dapur bukan Partai Gerindra. Semua partai memiliki. Bahkan termasuk partai yang tidak milih Prabowo. “Yang tidak milih Pak Prabowo dapurnya secara individual lebih banyak dibanding punya orang Gerindra,” tandasnya.

Penggiat media sosial ini pun mengatakan jika 2 organisasi agama besar, masing-masing memiliki 1000 SPPG. Juga banyak pondok pesantren yang punya Penerima Manfaat (PM) di atas 1000, boleh membuat dapur sendiri dengan standart BGN.

“Jadi berhenti fitnah seolah dapur dimiliki hanya kroninya atau partai Pak Presiden. Semua dari lini mana pun punya dapur,” tegasnya lagi.

0 Komentar