Bagi Deyang persoalannya bukan siapa yang memiliki dapur. Yang terpenting apakah dapur dijalankan dengan benar atau tidak?
Dia menyebut SPPG milik mantan gubernur di Jatim dan Polri di Lampung, karena tidak sesuai SOP, akan disuspend. Begitu juga dapur milik orang Partai Gerindra dan PSIP, juga dai suspend. Kasus tersebut terjadi di Kudus dan Grobogan.
“Saya Waka bagian nutup dapur yang tidak bener kerjanya, bukan bagian memberi titik ya. Jadi berhenti minta titik sama saya,” pungkasnya.
